![]() |
| Foto: Gilang Faturahman/detikfoto |
Program makan bergizi gratis (MBG) disebut membawa dampak luas, tak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga pendidikan. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengklaim program studi prodi gizi kini justru menjadi salah satu yang paling diminati.
"Program studi gizi yang dulu tidak terlalu diminati, sekarang justru menjadi yang paling laku karena kebutuhan di lapangan sangat besar," kata Dadan di Makassar, Selasa (28/4/2026).
Dadan menjelaskan lonjakan minat itu sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tenaga ahli gizi di lapangan. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG diwajibkan memiliki tenaga ahli gizi.
"Setiap SPPG harus ada ahli gizi, karena yang kita tetapkan bukan menu nasional, tetapi standar komposisi gizi. Jadi harus ada yang meramu sesuai potensi lokal," ujarnya.
Dengan jumlah SPPG yang telah mencapai puluhan ribu unit, kebutuhan tenaga ahli gizi pun dinilai melonjak. Setiap unit minimal membutuhkan satu tenaga ahli, belum termasuk tenaga pendukung lainnya.
Dulu Sepi, Kini Jadi Incaran
Menurut Dadan, kondisi ini membuat prodi gizi yang sebelumnya kurang diminati kini berubah menjadi incaran.
Kebutuhan besar di lapangan membuka peluang kerja yang luas bagi lulusan di bidang ini.
BGN juga membuka peluang bagi tenaga dari latar belakang lain yang masih relevan. Mulai dari kesehatan masyarakat, teknologi pangan, hingga pengolahan makanan dan keamanan pangan.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia di tengah pesatnya ekspansi program MBG.
Dadan menekankan, keberadaan tenaga ahli gizi menjadi kunci dalam menjaga kualitas program MBG. Hal ini karena pendekatan yang digunakan berbasis potensi lokal di masing-masing daerah.
Dengan kondisi tersebut, kebutuhan tenaga gizi diperkirakan masih akan terus meningkat seiring perluasan program.
Selain membuka peluang kerja, fenomena ini juga mendorong perguruan tinggi untuk menyesuaikan kurikulum dan kapasitas pendidikan di bidang gizi dan pangan.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kepala BGN Klaim Prodi Gizi Kini Paling Laku Sejak Ada MBG"
