Hagia Sophia

07 June 2026

Akibat Sembelit Parah, Bikin Susah BAB Selama 23 Tahun

Foto: Tangkapan Layar Media Sosial Dcord

Sebuah kisah yang cukup mengerikan dan menggemparkan media sosial di Taiwan. Seorang wanita membagikan ceritanya yang mengalami sembelit kronis.

Wanita itu mengungkapkan bahwa ia mengalami sembelit parah sejak kecil dan keluhan sulit buang air besar menetap selama 23 tahun.

"Ketika masih kecil, saya hanya bisa buang air besar setelah duduk di toilet selama satu hingga dua jam," bebernya.

Dikutip dari laman Mothership Singapore, wanita yang disebut dengan inisial J itu sempat mengalami periode sembelit terlama. Ia pernah 17 hari tidak buang air besar.

Ketika baru bisa buang air besar, feses yang keluar berupa butiran kecil yang mirip dengan kotoran domba.

J pun mencoba berbagai cara untuk mengatasi sembelit parahnya itu. Mulai dari minum lebih banyak air hingga makan banyak sayuran.

Namun, hasilnya tetap saja tidak ada yang bisa membantu.

"Dari luar saya terlihat normal dan memiliki kepribadian yang ceria. Tetapi, saya sering mengalami rasa sakit yang sangat parah," terang J.

"Ini adalah sesuatu yang tidak dilihat orang-orang di sekitar saya," sambungnya.

Memutuskan Rontgen Demi Cari Penyebab

Akhirnya J memutuskan melakukan rontgen sampai masalahnya akhirnya bisa terpecahkan. Terlihat usus besarnya tampak halus, tanpa banyak kerutan, yang diduga akibat penumpukan feses selama bertahun-tahun.

"Usus besar saya sangat panjang dan memanjang hingga ke bagian atas," beber J.

"Sepertinya satu-satunya cara untuk menyelesaikan ini adalah dengan mengangkat seluruh usus besar saya, tetapi saya sangat takut. Saya takut akan ada komplikasi," tambah dia.

Hasil rontgen J memang terlihat mengkhawatirkan. Tetapi, seorang konsultan dari National Yang-Ming University di Taipei mengatakan bahwa usus besarnya sebenarnya belum mencapai jantungnya.

Namun, tampaknya usus besar J telah mengalami pergeseran yang sangat besar. Pembaruan terakhir J dilakukan pada 27 Desember 2020.

Selama itu, J juga terus mempertimbangkan untuk memutuskan apakah harus menjalani operasi pada tahun 2021.

"Saya sempat berpikir untuk menyimpan usus besar saya (setelah diangkat) untuk direbus. Akan sangat sia-sia jika tidak. Ukurannya sangat besar," ucapnya.

Pemicu Sembelit hingga Sebabkan Penyumbatan di Usus

Sembelit merupakan masalah buang air besar yang umumnya dipicu kurangnya asupan serat, cairan, olahraga, hingga obat-obatan tertentu. Jika terjadi dalam jangka panjang atau sembelit kronis, mungkin memerlukan pengobatan tertentu.

Pemicu dari sembelit bisa bervariasi, sebab kondisi ini terjadi saat feses atau tinja bergerak terlalu lambat melalui usus besar (kolon). Jika ini terjadi, tubuh menyerap terlalu banyak air dari feses dan membuatnya menjadi keras serta sulit dikeluarkan.

Pergerakan feses yang lambat bisa terjadi jika seseorang tidak cukup mengonsumsi cairan, kurang asupan serat, tidak olahraga secara teratur, hingga tidak ada dorongan untuk buang air besar. Bisa juga karena penyumbatan di usus besar atau rektum.

Dikutip dari Mayo Clinic, kerusakan atau perubahan pada jaringan di usus besar atau rektum dapat menghalangi keluarnya feses. Selain itu, tumor di usus besar, rektum, atau jaringan di sekitarnya dapat menyebabkan penyumbatan.

Faktor lainnya juga dapat memengaruhi kerja otot, saraf, atau hormon yang terlibat dalam pengeluaran tinja. Sembelit kronis dapat dikaitkan dengan sejumlah hal, termasuk:
  • Sindrom iritasi usus besar.
  • Diabetes.
  • Sklerosis multipel.
  • Disfungsi atau kerusakan saraf.
  • Tiroid yang terlalu aktif, juga disebut hipertiroidisme.
  • Penyakit Parkinson.
  • Kehamilan.
  • Terkadang, penyebab sembelit kronis tidak dapat ditemukan.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Heboh Penampakan Usus Wanita yang Susah BAB, Kenali Pemicu Sembelit"