Hagia Sophia

07 June 2026

Alasan Presiden Ganti Dadan Sebagai Kepala BGN

Foto: Gilang Faturahman/detikfoto

Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) setelah melakukan evaluasi selama hampir satu setengah tahun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu alasan yang disorot adalah persoalan kualitas makanan dalam program tersebut.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan keputusan pergantian pimpinan BGN diambil setelah Presiden melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan program MBG.

"Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (2/6/2026).

Menurut Prasetyo, evaluasi tidak hanya menyangkut pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP), tetapi juga tata kelola program secara keseluruhan.

"Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola," lanjutnya.

Selain itu, aspek kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat juga menjadi perhatian Presiden.

"Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo.

Ia menjelaskan berbagai catatan tersebut dikumpulkan selama proses evaluasi yang berlangsung sekitar 18 bulan. Hasil evaluasi itulah yang kemudian menjadi dasar Presiden melakukan pergantian pimpinan BGN.

"Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki," katanya.

Dadan dan Dua Wakil Kepala BGN Dicopot

Dalam keputusan tersebut, Presiden memberhentikan tiga pimpinan lama BGN, yakni Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala BGN, serta Lodewyk Pusung.

"Selama kurang lebih hampir satu setengah tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Susunan Pimpinan BGN yang Baru

Pemerintah juga mengumumkan susunan pimpinan BGN yang baru. Posisi Kepala BGN kini diisi oleh Nanik Sudaryanti Deyang.

Sementara dua posisi wakil kepala diisi oleh Agustina Arumsari dan Trenggono.

Pergantian ini dilakukan di tengah upaya pemerintah memperkuat kualitas pelaksanaan MBG yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo, termasuk pengawasan mutu makanan, tata kelola operasional, serta kepatuhan terhadap standar pelayanan yang telah ditetapkan.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Alasan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN, Singgung soal Kualitas Makanan"