Hagia Sophia

14 June 2026

Pimpinan Baru BGN Temui Menkes untuk Sampaikan 4 Langkah Perbaikan MBG

Ilustrasi MBG. Foto: Getty Images/iStockphoto/helovi

Menteri Kesehatan (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mendukung empat langkah Badan Gizi Nasional (BGN) dalam upaya menata ulang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Saya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang telah ditetapkan jajaran pimpinan baru BGN," kata Menkes Budi saat menerima kunjungan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang dan dua Wakilnya Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta, Selasa (9/6/2026)

Dalam pertemuan selama sekitar satu jam itu, kepada Menteri Kesehatan yang didampingi Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus dan beberapa Direktur Jenderal, Nanik menjelaskan empat langkah yang akan diambil pimpinan BGN dalam rangka menata ulang, dan menampilkan wajah baru BGN, dalam melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Empat langkah itu meliputi:
  • Refocusing penerima manfaat
  • Moratorium pembangunan dapur baru
  • Pembenahan dapur yang telah beroperasi
  • Serta penyusunan skema baru pelaksanaan MBG di wilayah 3T.
"Untuk refocusing penerima manfaat, kami memerlukan dukungan Kementerian Kesehatan. Sebab fokus sasaran penerima manfaat MBG ke depan adalah kalangan 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita), yang menjadi domain isu Kemenkes," kata Nanik.

Tak hanya konsep, data, serta detail program yang bisa disinergikan, Menteri Kesehatan bahkan menyiapkan para ahli kesehatan dan gizi anak dari Kementerian Kesehatan untuk membackup BGN dalam upaya menyukseskan langkah-langkah itu.

"Silakan siapa pun yang dipilih, kami menyiapkan yang terbaik, silakan Ibu yang memutuskan," kata Menkes.

Suasana pertemuan berlangsung akrab dan cair. Kunjungan itu selain dalam rangka silaturahmi, juga untuk memperkenalkan dua pimpinan baru BGN yang kini mendampingi Nanik dalam menakhodai BGN.

"Saya merasa senang karena didampingi seorang auditor keuangan yang berpengalaman 36 tahun, dan seorang jenderal yang akan mengawal saya," kata Nanik saat memperkenalkan dua orang Wakilnya.

Nanik menegaskan, pimpinan BGN kini lebih bersifat kolektif kolegial. Dirinya sebagai Kepala BGN tidak akan memutuskan berbagai persoalan tanpa persetujuan dua wakilnya.

"Saya hanya sebagai 'ketua kelas' saja. Semua akan kami putuskan bersama," kata Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian untuk Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis itu.

Menteri Kesehatan menyambut baik pengangkatan Nanik sebagai Kepala BGN, serta pengangkatan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

"Bu Nanik sangat beruntung didampingi seorang auditor keuangan kawakan seperti Ibu Arum ini," kata Menkes.

Nanik pun berterima kasih atas apresiasi dan dukungan Menkes beserta seluruh jajarannya kepada BGN.

"Ke depan, Insya Allah, kerja sama ini akan terus berlanjut dan semakin erat, dalam upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045," tutup Nanik.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Temui Menkes, Pimpinan Baru BGN Sampaikan 4 Langkah Perbaikan MBG"