Hagia Sophia

17 July 2023

China Tindak Warganya yang Jual Beli Sel Telur Ilegal, Ini Alasannya

Ilustrasi (Foto: Getty Images/bluecinema)

China bakal menindak warganya yang jual beli sel telur ilegal dan menggunakan ibu pengganti (surogasi). Selama enam bulan ini, China tengah menggalakkan kampanye memerangi penggunaan teknologi reproduksi bantuan secara ilegal, termasuk jual beli sel telur dan ibu pengganti.

Dikutip dari Reuters, sebanyak 14 Kementerian termasuk national Health Commission (NHC) menyebut teknologi reproduksi bantuan hanya dapat digunakan di 543 institusi medis yang disetujui negara.

"Dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi penerapan teknologi kesuburan ilegal dari waktu ke waktu yang menimbulkan kekhawatiran luas di masyarakat," kata NHC dalam sebuah pernyataan resmi.

Untuk menstandarkan penerapan teknologi reproduksi manusia berbantuan, pemerintah mengatakan akan fokus pada pemberantasan kegiatan ilegal dan kriminal termasuk pemalsuan dan jual beli akte kelahiran dari Juni hingga Desember tahun ini.

Penerbitan sertifikat medis kelahiran palsu telah menyebabkan penahanan ilegal dan perdagangan perempuan dan kejahatan lain yang secara serius melanggar hak dan kepentingan perempuan dan anak-anak.

"Penggunaan ilegal teknologi reproduksi yang dibantu manusia seperti ibu pengganti dan pengumpulan sel telur ilegal sangat merusak kesehatan dan hak perempuan," kata NHC.

NHC juga mengatakan, langkah-langkah lain akan diluncurkan termasuk mengelola identifikasi pasien secara ketat, memperkuat persetujuan dan verifikasi teknologi reproduksi yang dibantu manusia, serta meningkatkan hukuman bagi institusi medis dan personel yang melanggar peraturan.

Di sisi lain, baru-baru ini penasihat politik pemerintah China mengusulkan agar perempuan lajang dan belum menikah harus punya akses ke pembekuan sel telur dan prosedur in vitro fertilization (IVF). Hal ini merupakan cara untuk tetap mempertahankan kesuburan meski usia sudah tidak lagi muda.

China saat ini hanya mengizinkan perempuan yang sudah menikah untuk mengakses pembekuan sel telur dan IVF. Langkah ini diharapkan bisa memberantas warga China yang jual beli sel telur ilegal.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Alasan China Bakal Tindak Tegas Warganya yang Jual Beli Sel Telur Ilegal"