Hagia Sophia

19 June 2026

Kualitas Udara di Kota Besar Indonesia Kembali Memburuk

Foto: Andhika Prasetia

Kualitas udara di sejumlah kota besar Indonesia kembali memburuk. Berdasarkan data IQ Air pada pukul 09:30 WIB, kawasan Tangerang Selatan dan sekitarnya menduduki posisi teratas sebagai wilayah dengan polusi udara terburuk.

Bahkan, tingkat polusi yang tercatat di sejumlah kota mencapai beberapa kali lipat di atas ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kawasan Serpong mencatat air quality index (AQI) tertinggi dengan angka 191, disusul Tangerang Selatan dengan AQI 190. Keduanya masuk kategori tidak sehat dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan pengidap penyakit pernapasan.

AQI 151 hingga 200 didefinisikan sebagai peningkatan kemungkinan efek samping pada jantung dan paru-paru di kalangan masyarakat umum, terutama untuk kelompok sensitif. Karenanya, masyarakat diminta untuk menunda aktivitas di luar ruangan.

Kota Bandung menyalip Jakarta dalam daftar kota paling berpolusi pagi ini. Bandung mencatat AQI 153, sementara Jakarta berada di angka 122.

Berikut urutan kota dengan kualitas udara terburuk berdasarkan AQI:
  1. Serpong 191
  2. Tangerang Selatan 190
  3. Bandung 153
  4. Semarang 128
  5. Surabaya 125
  6. Jakarta 122
  7. Tangerang 108
  8. Jambi 82
  9. Palembang 80
  10. Pekanbaru 62
PM2.5 Tembus Berkali-kali Lipat Batas Aman WHO

Selain indeks AQI yang tinggi, konsentrasi partikel halus PM2.5 di berbagai kota tersebut juga menjadi perhatian.

PM2.5 merupakan partikel mikroskopis yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru hingga aliran darah. Paparan jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko asma, penyakit jantung, stroke, kanker paru, hingga kematian dini.

Secara umum, konsentrasi PM2.5 di kota-kota yang masuk daftar terpolusi pagi ini tercatat rata-rata berada sekitar enam kali lipat di atas batas aman tahunan yang direkomendasikan WHO.

Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat masih terpapar polusi udara dalam level yang berisiko bagi kesehatan apabila terjadi secara terus-menerus.

Tangsel Langganan Kota Paling Berpolusi

Dominasi Tangerang Selatan di puncak daftar sebenarnya bukan hal baru.

Sepanjang 2025, Tangerang Selatan tercatat sebagai salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia berdasarkan pemantauan berbagai platform pemantau kualitas udara global.

Tingginya aktivitas kendaraan bermotor, kawasan industri, pembangunan yang masif, serta kondisi cuaca tertentu diduga menjadi faktor yang memperburuk kualitas udara di wilayah penyangga Jakarta tersebut.

Tak hanya Tangerang Selatan, sejumlah kota di Pulau Jawa juga masih mendominasi daftar wilayah dengan polusi tertinggi karena tingginya kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi.

Di tengah buruknya kualitas udara di sejumlah kota besar, ada kabar baik dari Sulawesi Barat.

Kota Mamuju tercatat sebagai salah satu wilayah dengan kualitas udara paling bersih dan sehat di Indonesia. Kondisi ini menunjukkan kualitas udara yang baik masih dapat dipertahankan di wilayah yang memiliki tingkat urbanisasi dan aktivitas industri lebih rendah.

Para ahli mengingatkan masyarakat di daerah dengan kualitas udara buruk untuk membatasi aktivitas luar ruangan saat polusi sedang tinggi, menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, serta memantau kondisi kualitas udara secara berkala guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan polusi.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Polusi Ugal-ugalan di 10 Kota Besar RI! Tangsel Juara 1, Bandung Salip DKI"