Hagia Sophia

02 September 2026

Nenek Ini Masih Rutin Nge-gym di Usianya yang Seabad

Foto: Ilustrasi lansia olahraga (Getty Images/alvarez)

Menjalani usia hingga 100 tahun dengan tubuh yang tetap aktif tentu bukan hal yang mudah. Namun, seorang nenek berusia seabad membuktikan bahwa bertambahnya usia bukan berarti harus berhenti bergerak.

Ia berolahraga di gym dan menjalani berbagai kebiasaan sehat untuk menjaga tubuhnya tetap bugar serta mandiri. Ketahui rahasia umur panjangnya.

Rutin Nge-gym di Usia Seabad

Mary Coroneos yang sudah berusia 100 tahun masih kuat berolahraga angkat beban, menggunakan dumbel, serta menarik tali resistensi di pusat kebugaran tempat dia rutin berolahraga.

Dikutip dari laman Today, dia suka berolahraga dengan pelatihnya di The Edge Fitness Club di Norwalk, Connecticut. Program latihan beban seluruh tubuh ini dirancang untuk memperkuat lengan, kaki, dan inti tubuhnya.

Dia mengaku menyukai angkat beban karena hal tersebut merupakan sebuah tantangan.

"Obat-obatan itu membuatmu merasa lelah, tapi setelah itu kamu akan merasa nyaman."

Mary tinggal bersama putrinya yang mengatakan bahwa sang ibu bersemangat setelah sesi-sesi latihan yang dilaluinya.

"Saya meminta para pelatih untuk mendorongnya karena saya ingin otot inti dan kakinya kuat, karena itulah cara dia bisa bangun dan beraktivitas," kata Athena Coroneos.

"Jika otot inti dan kaki Anda kuat, kemungkinan jatuh-yang tinggi pada kelompok usianya-berkurang drastis," katanya.

Rahasia Umur Panjang Mary Coroneos

Ketika diwawancarai mengenai aktivitas gymnya, Mary berusia 100 tahun. Pada Juni 2026, dia telah genap berusia 101 tahun. Berikut beberapa tips dari Mary agar tetap sehat dan panjang umur.

1. Gerakkan Tubuh
Coroneos telah aktif secara fisik sejak anaknya masih kecil. Dia selalu bergerak dan beraktivitas sepanjang waktu.

Sebagai seorang atlet di perguruan tinggi, dia bermain voli dan basket. Coroneos bahkan meraih gelar master di bidang pendidikan dari Temple University.

"Ibu saya sangat kompetitif. Dia suka menang, bahkan sampai hari ini," kata putrinya, seraya menambahkan bahwa olahraga telah menjadi faktor besar dalam umur panjang Mary.

"Tubuh dirancang untuk selalu bergerak, dan begitu Anda menghentikan gerakan itu, Anda akan berkarat."

Di pusat kebugaran, rutinitasnya melibatkan resistance band ringan, leg extensions, gerakan duduk-berdiri, latihan menekan kaki dengan beban ringan, hingga latihan melenturkan kaki sambil duduk.

2. Konsumsi Makanan Bergizi
Keluarga Coroneos banyak mengonsumsi sayuran dan sedikit daging. Athena ingat bahwa ibunya membuat roti untuk keluarga. Makanan cepat saji sama sekali tidak ada.

"Dia sangat tertarik pada perawatan kesehatan karena dua saudara laki-lakinya adalah ahli kiropraktik yang sangat percaya bahwa tubuh perlu diberi nutrisi dengan makanan yang baik," Athena.

"Itulah yang dia makan saat masih kecil. Dia tidak pernah menyukai makanan cepat saji."

Mary juga tidak pernah menjadi orang yang banyak makan. Dia akan berhenti makan saat sudah kenyang. Ketika berusia 100 tahun, dia menyukai sup karena bergizi, mudah dikonsumsi, dan membuatnya tetap terhidrasi.

3. Nikmati Makanan Favorit
Mary masih menyempatkan diri untuk menikmati dessert. Dia suka tiramisu, hidangan penutup Italia yang kaya rasa.

"Dia memang suka cokelat. Apa pun yang bertekstur lembut, es krim, minuman root beer float dengan krim kocok. Sangat menyukainya," kata Athena.

Makanan favorit lainnya adalah sup krim kentang, sup krim jamur, dan sup kerang New England.

4. Tantang Otak
Mary sangat suka membaca. Dia menggunakan ponsel putrinya untuk mencari berita dan informasi.

"Tetap aktif secara mental dan fisik," kata Mary.

Athena juga menyebut bahwa ibunya adalah sosok yang sangat mandiri. Dia pensiun di usia 70-an tahun dan terus menjadi guru pengganti hingga usia 90-an. Mary juga masih mengendarai mobil hingga usia 95 tahun.

"Ia memiliki rasa ingin tahu yang tak pernah puas tentang kehidupan," kata putrinya.

"Pikirannya selalu bekerja," tambahnya.

5. Bersama Orang Terdekat
Ketika ditanya mengenai hal yang membantunya menjalani hidup panjang dan tetap sehat, Mary menyebut keimanan serta hubungan sosial yang kuat sebagai dua faktor penting.

"Menurutku, berada di sekitar orang lain adalah jawabannya," kata Athena.

"Itu sangat penting karena penghalang besar bagi umur panjang adalah isolasi, depresi, dan kurangnya tujuan hidup. Dia senang berada di sekitar orang muda karena itu penuh vitalitas," tambahnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Hebat! Nenek Usia 100 Tahun Masih Rutin Nge-gym & Anti-Jompo"