Hagia Sophia

09 August 2026

Astronaut Bisa Melihat Matahari Terbit 16 Kali Sehari, Ini Alasannya

Foto: NASA

Sehari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sangat berbeda dengan di Bumi. Dalam waktu 24 jam, astronaut dapat menyaksikan sekitar 16 kali Matahari terbit dan 16 kali Matahari terbenam. Fenomena ini terjadi karena ISS mengorbit Bumi setiap sekitar 92 menit dengan kecepatan hampir 28.000 kilometer per jam.

Mengapa bisa terjadi? ISS berada di orbit rendah Bumi pada ketinggian sekitar 400 kilometer. Dengan kecepatan sekitar 7,66 kilometer per detik, stasiun ini mampu mengelilingi Bumi sekitar 15,5 hingga 16 kali setiap hari.

Ada 9 Pemain WN Jepang di Liga Inggris 2026/27

Foto: REUTERS/Eloisa Sanchez

Jepang bikin sejarah baru. Untuk kali pertama di Liga Inggris musim 2026/27 nanti ada sembilan pemainnya. Itu jadi jumlah terbanyak!

Para pemain Jepang terus bertambah di Liga Inggris. Musim 2026/27 nanti, untuk kali pertama ada sembilan pemain dari Negeri Sakura di kompetisi bergengsi di dunia tersebut.

Aturan Ketat Baru Mourinho di Real Madrid

Foto: Real Madrid via Getty Images/Antonio Villalba

Jose Mourinho beri aturan baru nan ketat di Real Madrid. Sang pelatih mau tim lebih kompak sampai urusan perut dipantau terus, pihak klub suka.

Dilansir dari Diaro AS, Jose Mourinho sudah menganalisis kebiasaan para pemain di Real Madrid. Mourinho kini terapkan beberapa aturan baru yang ketat!

Zeph Sudah Berkarier di Sepakbola 18 Tahun dan Perkuat 39 Klub

Foto: Sean Gallup/Getty Images

Zeph Thomas rasa-rasanya nggak bisa disaingi. Zeph sudah berkarier di sepakbola selama 18 tahun dan perkuat 39 klub!

Kisah kariernya sampai diangkat oleh media Inggris, BBC. Zeph Thomas adalah pria asal St Kitts & Nevis, yang kini berusia 36 tahun dan jadi pelatih U-12 Derby County.

Orang Lebih 'Julid' di Medsos, Ini Kata Dokter Jiwa

Foto: Getty Images/lusia599

Kasus pasien BPJS Kesehatan yang mengeluhkan belum mendapatkan ruang rawat inap setelah menunggu selama delapan jam menjadi sorotan di media sosial. Unggahan tersebut justru dibanjiri komentar bernada merendahkan, termasuk dari sejumlah akun yang diduga milik tenaga kesehatan dan dokter.

Terlepas dari kronologi lengkap maupun penyebab kematiannya, kasus ini menjadi refleksi tentang bagaimana seseorang dapat kehilangan empati terhadap orang lain yang sedang berada dalam kondisi sulit.

Satu Keluarga Keracunan MBG, Kepala BGN: Makanan Dibawa Pulang

Kepala BGN Sudaryono (Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikHealth)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono pernah ada satu kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa satu keluarga. Hal ini karena makanan dibawa pulang oleh siswa, padahal sesuai SOP harus segera dimakan.

"Mohon maaf, ada satu case keracunan karena makanannya dibawa pulang. Jadi misalnya dia sudah benar semua dapurnya, sudah diberikan ke siswanya di waktu yang juga masih sesuai, yang benar jam 9 jam 10 (pagi)," kata Sudaryono di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026).

Psikiater: Dokter-Nakes Bisa Kehilangan Empati Saat Burnout Tak Tertangani

Ilustrasi (Foto: Getty Images/lusia599)

Kasus pasien BPJS Kesehatan yang mengeluhkan harus menunggu delapan jam untuk mendapat ruang rawat inap menjadi sorotan setelah sejumlah dokter dan tenaga kesehatan melontarkan komentar bernada merendahkan terhadapnya di media sosial.

Psikiater dr Lahargo Kembaren, SpKJ, mengatakan kasus tersebut perlu dilihat dari berbagai sisi. Di satu sisi, pasien memang mengalami penderitaan karena harus menunggu pelayanan dalam waktu lama. Namun di sisi lain, pada saat yang sama tenaga kesehatan juga dapat menghadapi tekanan besar dalam menjalankan tugasnya.

Pasien Curhat Nunggu 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturannya

Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom

Belakangan ramai kasus pasien BPJS Kesehatan yang mengeluhkan belum mendapat ruang rawat inap meski telah menunggu selama delapan jam. Unggahan pasien tersebut kemudian menuai sejumlah komentar dari dokter dan tenaga kesehatan yang dinilai tidak berempati.

Menanggapi polemik tersebut, BPJS Kesehatan turut menjelaskan ketentuan pelayanan rawat inap bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

SPPG Wajib Punya SLHS Atau Ditutup Permanen

Kepala BGN Sudaryono (Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa setiap dapur MBG atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) kini wajib mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kalau tidak, siap-siap izin akan dicabut dan tidak boleh beroperasi.

"Dan SLHS ini bukan SLHS-nya baik, cukup atau nggak, ini antara 0 atau 1. You memenuhi persyaratan SLHS atau tidak. Kalau nggak, tutup permanen," kata Sudaryono di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026).

Mungkinkah STR Para Dokter yang Hina Pasien BPJS Dicabut?

Ilustrasi (Foto: Getty Images/lusia599)

Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) memastikan dugaan pelanggaran yang dilakukan sejumlah dokter terkait unggahan bernada menghina pasien BPJS Kesehatan tetap akan diproses, meski yang bersangkutan telah menyampaikan permintaan maaf.

Ketua Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) Arianti Anaya mengatakan proses pemeriksaan akan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil pemeriksaan nantinya akan menentukan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin profesi maupun etik.

Apakah Nyeri Pemilik Flat Foot Bisa Hilang Sepenuhnya?

Foto ilustrasi: Getty Images/Boy_Anupong

Banyak orang dengan kondisi kaki datar atau flat foot mengeluhkan nyeri saat berolahraga. Keluhan biasanya muncul di telapak kaki, tumit, pergelangan kaki, hingga betis setelah berjalan jauh, berlari, atau melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi.

Lantas, apakah nyeri pada pemilik flat foot bisa hilang sepenuhnya?

BGN Prioritaskan Dapur MBG di Wilayah Tinggi Stunting

Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikHealth

Badan Gizi Nasional (BGN) menggunakan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait stunting dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Data di Kementerian Kesehatan ini top luar biasa. Jadi CKG, kemudian pelibatan data mendata di mana stunting itu ada semua," kata Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026).

Wanita dengan BB 300 Kg Meninggal, Sempat Dilarikan ke RS

Foto: dok. PMI Sragen

Seorang wanita berinisial I (39) dengan obesitas ekstrem yang bobotnya hampir 300 kg dilaporkan meninggal dunia di RSUD Soehadi Prijonegoro, Sragen, Selasa (4/8/2026). Sebelumnya, pasien sempat dievakuasi secara dramatis oleh belasan petugas PMI lantaran mengalami sesak napas parah pada Senin (3/8) sore.

Staf Pelayanan dan Penanggulangan Bencana (PB) PMI Sragen, Rizky Nugroho Jati, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Pasien dinyatakan mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa siang setelah sempat mendapatkan perawatan intensif.

Skuad Chelsea Dinilai Kegemukan, Ada yang Mau Dijual?

Mykhailo Mudryk bakal dilepas Chelsea musim panas ini? (Chelsea FC via Getty Images/Darren Walsh)

Skuad Chelsea saat ini dinilai kegemukan dan banyak pemain harus dilepas. Dear Xabi Alonso, kira-kira siapa masuk daftar jual?

Sejak ditunjuk menjadi manajer Chelsea Mei lalu, Alonso sudah dibekali skuad muda nan potensial. Ini belum termasuk beberapa pembelian pemain musim panas ini seperti Marco Palestra, Emmanuel Emegha, Geovany Quenda, Maxence Lacroix, Danny Welbeck, Valentin Barco, dan Jordan Henderson.

Liverpool Dapatkan Ronald Araujo dengan Status Pinjaman dari Barcelona

Foto: REUTERS/David W Cerny

Liverpool mendapatkan jalan untuk mempertebal lini pertahanan jelang musim baru. Peminjaman Ronald Araujo dari Barcelona segera dibereskan.

Liverpool butuh menambah pemain di posisi bek tengah menyusul cederanya Joe Gomez. Mereka sebelumnya kehilangan Ibrahima Konate yang pindah ke Real Madrid karena habis masa kontrak.

Xabi Alonso Puas dengan Kiper Chelsea yang Ada Saat Ini

Xabi Alonso saat sesi jumpa pers di GBK jelang friendly match kontra AC Milan. (Resha Pratama/detikSport)

Sektor penjaga gawang Chelsea selalu jadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, Xabi Alonso tidak punya niatan membeli pemain baru di posisi itu.

Sejak Petr Cech pergi, Chelsea memang tidak punya kiper yang benar-benar bisa diandalkan. Kepa Arrizabalaga yang dibeli pada 2018 dengan status kiper termahal dunia tidak meyakinkan dan beberapa kali dipinjamkan.

Arsenal Dapat Bruno Guimaraes, Lini Tengahnya Naik Kelas

Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto

Arsenal sedang menuntaskan transfer Bruno Guimaraes dari Newcastle United. Transfer ini disebut menaikkan kelas lini tengah The Gunners.

Arsenal sudah menyepakati transfer Guimaraes dengan Newcastle senilai 75 juta Paun. Gelandang 28 tahun itu akan segera diumumkan setelah seluruh dokumen dan syarat pindah selesai diurus, termasuk tes medis.

Lutut Bunyi 'Krek' Saat Berdiri? Dokter Ungkap Penyebabnya

Foto ilustrasi: Getty Images/Nattakorn Maneerat

Pernahkah merasa risih karena lutut mendadak berbunyi 'krek' atau 'klik' saat berdiri dari kursi, menaiki tangga, hingga berjongkok?

Bunyi yang kerap muncul dari sendi ini kerap memicu kepanikan, bahkan dianggap sebagai tanda awal pengeroposan atau pengapuran tulang. Lantas, apakah kondisi ini berbahaya?

Pasien BPJS Dihina Nakes, Psikiater Bagikan Tips Jaga Empati di Medsos

Foto: dok. BPJS Kesehatan

Jagat media sosial digemparkan oleh penyerangan massal terhadap oknum dokter dan tenaga kesehatan (nakes). Aksi ini bermula saat seorang pasien BPJS Kesehatan mengeluhkan lamanya proses mendapatkan ruang rawat inap.

Alih-alih mendapatkan penanganan emosional yang baik, unggahan pasien tersebut justru dibanjiri komentar miring yang diduga berasal dari oknum dokter dan nakes. Belakangan, sang pasien dikabarkan meninggal dunia.

Akibat Curhatan Pasien BPJS, IDI Desak Kemenkes Audit RS

Foto: Getty Images/gorodenkoff

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyoroti lamanya waktu tunggu pasien di instalasi gawat darurat (IGD) yang mencapai delapan jam dalam kasus yang belakangan menjadi perhatian publik. IDI meminta rumah sakit terkait diaudit untuk mencari akar persoalan agar kejadian serupa tidak terulang.

Wakil Ketua Umum IDI dr Wiweka mengatakan pihaknya menyayangkan pasien harus menunggu hingga delapan jam di IGD. Menurutnya, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab keterlambatan pelayanan.