![]() |
| Ilustrasi kanker serviks. (Foto: Getty Images/iStockphoto/pepifoto) |
Kanker serviks menjadi jenis kanker terbanyak yang dialami oleh wanita setelah kanker payudara. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, diperkirakan ada 36 ribu kasus baru kanker serviks dengan angka kematian mencapai sekitar 21 ribu kasus setiap tahun.
Spesialis obstetri dan ginekologi konsultan onkologi dr Kartiwa Hadi Nuryanto, SpOG(K)Onk menjelaskan bahwa kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV) yang berulang dalam waktu lama. Ia mengatakan infeksi HPV umumnya tidak menunjukkan gejala. Hal tersebut yang membuat pasien seringkali tidak sadar dan akhirnya baru ke rumah sakit setelah mengidap kanker stadium akhir.






