Hagia Sophia

19 March 2026

Kisah Wanita Miliki Darah Langka, Hanya Dimiliki 9 Orang se-Inggris

Foto ilustrasi: Getty Images/Shidlovski

Bagi kebanyakan orang, donor darah adalah rutinitas sosial biasa. Namun bagi Mina Stoddart-Stones (26), setiap tetes darah yang ia berikan adalah harta karun medis yang diperlakukan bak perhiasan mahal. Saking langkanya, kantong darah miliknya tidak langsung disalurkan, melainkan dibekukan di bank darah khusus dengan masa simpan hingga 30 tahun.

Mina, yang berasal dari Bridgwater, Somerset, baru menyadari status "VIP" dirinya di mata NHS Blood and Transplant (NHSBT) baru-baru ini. Di seluruh Inggris, hanya ada sembilan orang yang memiliki profil darah yang sama persis dengannya.

Keunikan yang Menghapus 'Antigen Umum'

Diberitakan BBC, darah Mina dikategorikan sebagai U negative dan N negative. Secara medis, ini berarti darahnya tidak memiliki antigen tertentu yang justru ditemukan pada hampir 100% populasi di Inggris. Keunikan ini membuat Mina masuk ke dalam jajaran panel donor langka yang hanya mencakup 0,01% dari total 800.000 donor di negara tersebut.

Tak hanya itu, darahnya juga memiliki subtipe RO, sebuah golongan darah langka dan vital yang biasanya lebih sering ditemukan pada orang keturunan Afrika atau Karibia. Karena kelangkaannya, petugas medis tidak akan memberikan darah Mina kepada sembarang orang.

"Kami mengenal namanya dengan baik. Kami hanya akan melepaskan stok darahnya untuk pasien yang memiliki tipe darah yang benar-benar identik, karena mencarinya sangat sulit," ujar Joanne Mathews, Manajer Bank Darah Beku Nasional di Liverpool.

Ia bahkan menganalogikan pertemuan dengan Mina seperti bertemu dengan "anggota keluarga kerajaan".

Misi Balas Budi untuk Layanan Kesehatan

Darah langka milik Mina biasanya diprioritaskan untuk pasien yang akan menjalani operasi besar atau mereka yang membutuhkan transfusi rutin akibat kelainan genetik seperti penyakit sel sabit (sickle cell disease).

Bagi Mina, menjadi donor bukan sekadar statistik medis, melainkan misi pribadi. Ia memiliki ikatan emosional dengan layanan kesehatan karena pernah mengalami sakit parah saat bayi, serta melihat perjuangan ayahnya saat menjalani pengobatan kanker.

"Ini adalah hal kecil yang bisa saya lakukan untuk membantu mereka, sebanyak mereka telah membantu keluarga saya selama ini," ungkapnya tulus. Selain aktif mendonorkan darah, Mina juga telah mendaftarkan diri dalam register sel punca demi membantu lebih banyak pasien.

"Saya merasa sangat istimewa dan terhormat bisa membantu seseorang yang benar-benar sedang berjuang melawan penyakit parah," pungkas Mina.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cerita Wanita Pemilik Darah Langka, Goldarnya Cuma Dimiliki 9 Orang se-Inggris"