![]() |
| Foto: Pradita Utama/detikFoto |
Naniek Sudaryati Deyang mengungkapkan dirinya berpeluang tetap terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski memutuskan mundur dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto kemungkinan akan membentuk dewan pengawas dan memintanya menjadi ketua.
"Presiden menyetujui (pengunduran diri), namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," tulisnya.
"Empat belas tahun ikut beliau, saya tahu persis program MBG bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan orang, tapi sebagai program untuk benar-benar intervensi gizi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi emas dan juga untuk menjaga kesehatan mereka," ujarnya.
Hal itu disampaikan Naniek melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Rabu (22/7), saat mengumumkan keputusannya mundur karena akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
Ia menjelaskan keberangkatannya ke luar negeri bukan karena tidak percaya pada kemampuan dokter di Indonesia, melainkan untuk mendapatkan second opinion.
"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," ujarnya.
Naniek mengatakan telah menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo bahwa dirinya ingin mundur dari jabatan Kepala BGN demi memulihkan kondisi kesehatan.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya," katanya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Mundur dari Kepala BGN, Naniek Bicara Kemungkinan Jadi Ketua Dewan Pengawas MBG"
