Hagia Sophia

09 September 2026

Kontrak Pio Esposito di Inter Milan Diperpanjang Hingga 2032

Pio Esposito perpanjang kontrak di Inter Milan sampai 2032. (Getty Images/Image Photo Agency)

Pio Esposito adalah bagian dari proyek masa depan Inter Milan. Nerazzurri pun memagarinya dengan kontrak baru sampai 2032.

Kesepakatan itu tercapai, Minggu (6/9) kemarin atau sehari setelah kemenangan 3-2 atas Napoli di pekan ketiga Serie A. Esposito setuju untuk memperpanjang masa tinggalnya di Giuseppe Meazza selama enam tahun.

Nominasi Ballon d'Or 2026 Segera Dirilis, Bruno Fernandes Masuk?

Foto: REUTERS/David Klein

Nominasi Ballon d'Or 2026 segera dirilis. Ada kabar, Bruno Fernandes masuk dalam nominasinya!

Ballon d'Or 2026 akan merilis nominasi 30 pemain pada Selasa (8/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Beberapa nama pemain top diproyeksi masuk, seperti Lamine Yamal, Rodri, sampai Kylian Mbappe.

Erling Haaland Miliki Kesempatan Raih Rekor Baru di Liga Champions

Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff

Erling Haaland punya kesempatan menciptakan rekor baru di Liga Champions. Penyerang Manchester City itu cuma butuh hat-trick melawan Porto untuk menjadi pemain tercepat yang mencapai 60 gol di kompetisi tersebut.

Man City akan menghadapi Porto pada matchday pertama Liga Champions 2026/27, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.

Berapa Lama Waktu Pemulihan Usai Operasi Usus Buntu?

Ilustrasi operasi. Foto: iStock

Mendengar buah hati harus segera menjalani operasi usus buntu tentu menjadi momen yang mendebarkan bagi setiap orang tua.

Berbagai pertanyaan pasti berkecamuk di kepala, dan salah satu yang paling sering ditanyakan adalah berapa lama anak membutuhkan waktu untuk pulih setelah operasi dan bisa kembali beraktivitas?

Hipertensi Makin Banyak Ditemukan di Usia Muda, Ini Pesan Pakar Kesehatan

Ilustrasi aritmia (Foto: Getty Images/Remains)

Hipertensi atau tekanan darah tinggi selama ini kerap dianggap sebagai penyakit yang identik dengan orang lanjut usia. Namun, kondisi tersebut kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia yang lebih muda.

Masalahnya, tekanan darah yang terus-menerus tinggi bukan hanya meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung koroner. Dalam jangka panjang, hipertensi juga dapat berkaitan dengan gangguan irama jantung atau aritmia,

Kisah Warga yang Terpapar Abu Vulkanik saat Lomba Lari

Foto: Ilustrasi lomba lari (Getty Images/carlosalvarez)

Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat abu vulkanik teramati di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dan Serang, Banten. Warga pun mulai merasakan dampak paparan abu, mulai dari mata terasa perih hingga muncul keluhan pilek dan batuk kering.

Warga Jakarta, Devandra Abi Prasetyo, mengatakan abu vulkanik terasa mengganggu ketika ia berada di luar ruangan. Saat tengah mengikuti lomba lari di sekitar Jakarta Selatan, ia merasakan napas menjadi sedikit lebih berat dan matanya terasa lebih perih.

Dampak Abu Vulkanik bagi Kesehatan Tubuh

Foto: Abu vulkanik di Serang, Banten (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian setelah aktivitas letusan masih berlangsung hingga Minggu (6/9/2026) dini hari. Salah satu hal yang kini banyak dikhawatirkan adalah sebaran abu vulkanik yang dapat terbawa angin ke sejumlah wilayah.

Berdasarkan informasi BMKG, pada Minggu (6/9/2026) pukul 08.00 WIB teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik yang mencakup sebagian wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu.

Dampak Abu Vulkanik: Warga Serang Keluhkan Mata Kering dan Sakit Tenggorokan

Foto: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Selimuti Pesisir Banten (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah. Di kawasan pesisir Kabupaten Serang, Banten, warga mulai mengeluhkan mata kering hingga aktivitas yang terganggu.

Warga Kampung Pasauran Satu, Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Sanan (42), mengatakan bahwa paparan abu vulkanik mulai dirasakan menebal di sekitar permukiman warga sejak pukul 17.00 WIB.

Amankah Pakai AC dan Kipas Angin di Tengah Abu Vulkanik

Kipas angin. Foto: Getty Images/banvega

Dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau bagi pernapasan banyak mendapat sorotan. Dokter paru membagikan tips soal penggunaan Air Conditioner (AC) saat berada di dalam ruangan.

Dokter paru dari RSUP Persahabatan, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K) mengatakan, membatasi aktivitas di luar ruangan merupakan salah satu pencegahan primer untuk mengurangi dampak abu vulkanik pada pernapasan.

Dokter Jantung: Abu Vulkanik Bisa Picu Radang Pembuluh Darah

Foto: Ilustrasi abu vulkanik (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya perlu diwaspadai karena dapat mengganggu sistem pernapasan. Partikel-partikel yang terkandung di dalamnya juga dapat berdampak pada kesehatan pembuluh darah.

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Vito A. Damay, SpJP (K), FIHA, FAsCC, FICA, mengingatkan bahwa abu vulkanik tidak sama dengan debu biasa. Dengan demikian, masyarakat perlu berhati-hati.

Pesan Menkes: Pakai Masker, Jangan Dikucek Jika Kena Mata

Menkes Budi G Sadikin. Foto: Grandyos Zafna

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin merespons sebaran abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. Paparan abu tersebut disebutnya paling berdampak pada 3 hal, yakni pernapasan, mata, dan kulit.

Soal pencegahan paling utama untuk ketiga masalah tersebut, Menkes mengingatkan untuk sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar ruangan. Terkait pernapasan, jika terpaksa harus keluar maka harus pakai masker, dan jika mengalami keluhan maka disarankan segera datang ke Puskesmas.

Dokter Paru: Tak Disarankan Beraktivitas di Tengah Abu Vulkanik

Foto: Abu vulkanik Anak Krakatau (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar ke sejumlah wilayah. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama untuk mengurangi risiko paparan debu yang dapat mengganggu kesehatan.

Meski demikian, pakar menyarankan untuk tidak panik. Hal yang lebih penting adalah melakukan sejumlah langkah pencegahan agar terhindar dari dampak paparan debu vulkanik.

Carabao Cup: Millwall Vs Newcastle, The Magpies Menang 1-0

Elkan Baggott di laga Millwall vs Newcastle United. (Foto: Getty Images/Richard Pelham)

Elkan Baggott tampil penuh saat Millwall menjamu Newcastle United dalam laga Carabao Cup. Timnya tumbang 0-1 dari The Magpies.

Putaran ketiga Carabao Cup menghadirkan duel Millwall vs Newcastle. Pertandingan digelar di The Den, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.

Liga Champions: Lille Vs Real Betis, Les Dogues Kalah 2-3

Hasil LOSC vs Real Betis di Liga Champions. (Foto: Getty Images/Franco Arland)

Calvin Verdonk tidak dimainkan saat LOSC Lille menjamu Real Betis dalam laga Liga Champions. Les Dogues tumbang 2-3 dari tim tamu.

Matchday pertama Liga Champions mempertemukan Lille vs Real Betis. Pertandingan digelar di Stade Pierre-Mauroy, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.

Liga Champions: Porto Vs Man City, The Sky Blues Menang 2-0

Hasil Porto vs Man City di Liga Champions. (Foto: Getty Images/Clive Brunskill)

Manchester City mengalahkan Porto 2-0 dalam pertandingan Liga Champions. Erling Haaland yang memborong seluruh gol The Sky Blues.

Matchday pertama Liga Champions menghadirkan Porto vs Man City. Pertandingan digelar di Estadio do Dragao, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.

Liga Champions: Madrid vs Inter, Los Blancos 2-1

Foto: REUTERS/Violeta Santos Moura

Real Madrid berhasil membawa pulang angka penuh dari laga pertamanya di Liga Champions. Menjamu Inter Milan, Madrid keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Big match Madrid vs Inter berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9) dinihari WIB. Pertandingan ini sendiri berlangsung sangat terbuka, di mana kedua kubu menciptakan banyak peluang.

Haruskah Dicuci Ulang Bila Abu Anak Krakatau Nempel di Jemuran?

Ilustrasi jemuran. Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi secara terus-menerus pada 5 September 2026 dan masih berlangsung hingga pukul 04.40 WIB. Debu vulkanik yang dihasilkan menyebar ke berbagai wilayah.

Partikel debu yang sangat halus ini juga bisa menempel pada pakaian. Dokter paru dari RSUP Persahabatan, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), mengatakan, pakaian atau benda lain yang terkena debu vulkanik sebaiknya dicuci menggunakan air.

Ini Saran Pakar Tentang Masker yang Efektif untuk Tangkal Abu Vulkanik

Pengunjung CFD menggunakan masker imbas abu Anak Krakatau. Foto: Taufiq Syarifudin/detikcom

Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mencapai Jakarta dan sekitarnya. Dokter paru mengingatkan, paparan partikel halus dalam abu vulkanis bisa mengiritasi pernapasan.

Salah satu pencegahan primer yang disarankan untuk menghindari paparan adalah mengurangi aktivitas luar ruangan. Jika terpaksa, maka penggunaan masker yang tepat akan membantu meminimalisir dampak.

Zulhas: Lari Bisa Redakan Stres

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) (Foto: Kemenko Pangan)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut olahraga lari bisa membantu seseorang meredakan stres. Fakta ilmiah mendukung pendapat tersebut.

Saat ditemui di Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Zulhas mengaku dirinya masih bisa berlari sampai 10 km.