Hagia Sophia

03 September 2026

Ganjar dan Sandiaga Finish di Sydney Marathon 2026

Momen Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno saat berlari di Sydney Marathon 2026 (Foto: Instagram @ganjar_pranowo dan @sandiuno)

Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno sama-sama menjadi finisher Sydney Marathon 2026. Menariknya, keduanya mampu menaklukkan salah satu ajang Abbott World Marathon Majors (WMM) di usia 50-an tahun.

Dari pantauan detikcom di Sydney Marathon 2026 results, Senin (31/8), Ganjar berhasil finish dengan torehan waktu 04:59:50, sementara Sandiaga menyelesaikannya lebih cepat, dengan 03:53:58.

Apa sih Rahasinya?

Baik Ganjar dan Sandiaga, keduanya masuk ke dalam kategori 'master marathon runner' atau para pelari yang berusia 40 tahun ke atas. Biasanya, di usia tersebut, performa daya tahan tubuh akan perlahan menurun, namun kenapa keduanya tetap bisa menyelesaikan perlombaan?

Sebuah jurnal berjudul "Six-year follow-up of a world record-breaking master marathon runner" menyebut ada tiga faktor fisiologis yang menjadi "rahasia" dari mengapa para master masih bisa menyelesaikan lomba, yakni VO2 Max, ambang laktat, dan running economy (efisiensi lari).

VO2 Max adalah volume maksimal oksigen yang dapat digunakan oleh tubuh seseorang saat melakukan olahraga atau aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.

Lactate threshold atau ambang laktat adalah titik di mana otot mulai cepat mengalami kelelahan saat, dan running economy atau efisiensi lari adalah ukuran seberapa hemat energi dan oksigen yang digunakan tubuh Anda saat berlari pada kecepatan tertentu.

Ketiganya bisa ditingkatkan atau dipertahankan melalui latihan, meski responsnya berbeda-beda dan dipengaruhi usia, genetik, serta tingkat kebugaran awal.

Tidak kalah pentingnya adalah kekuatan otot. Hal ini karena marathon sendiri tidak selalu menghadirkan lintasan yang datar, peserta juga dihadapkan dengan elevasi yang bisa menjadi tantangan, termasuk di Sydney Marathon 2026.

Sebuah penelitian yang terbit di tahun 2019 berjudul "Muscle Strength and Flexibility in Male Marathon Runners: The Role of Age, Running Speed and Anthropometry" menemukan bahwa aspek neuromoskular seperti kekuatan otot dan fleksibilitas tak kalah pentingnya dengan parameter fisiologis.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ganjar-Sandiaga Finish Sydney Marathon 2026 di Usia 50-an, Inikah Rahasianya?"