Hagia Sophia

11 October 2023

Ingin Tinggal di Bulan? Ini Biaya Hidup Perbulannya

ilustrasi

Saat ini, badan antariksa berbagai negara berlomba mengeksplorasi Bulan, berupaya membuka jalan bagi manusia untuk bisa pergi dan dan bahkan tinggal di Bulan. Ada sebuah riset yang menghitung bahwa bermukim di satelit alami Bumi tersebut akan memakan biaya sangat mahal.

Seorang ahli di Money, perusahaan broker untuk produk kredit konsumen, merilis panduan hipotek perhitungan biaya hidup di Bulan. Berdasarkan hitung-hitungan Money, bermukim di Bulan paling tidak akan menelan biaya USD 325.067 atau sekitar Rp 5 miliar sebulan.

Tiga Kali Kalah Beruntun, Bisakah Man City Bangkit dengan Cepat?

Foto: REUTERS/PHIL NOBLE

Manchester City sedang dalam fase krisis, kalah tiga kali beruntun di tanah Inggris. Apakah The Citizens bisa bangkit secepatnya?

Dimulai pada babak ketiga Carabao Cup, Manchester City kalah 0-1 dari Newcastle United pada 28 September. Lanjut dua laga beruntun di Liga Inggris, City takluk 1-2 dari Wolves dan 0-1 dari Arsenal.

Akankah Ronaldo Tinggal Arab Saudi Selamanya?

Foto: Denis Doyle/Getty Images

Cristiano Ronaldo kabarnya mau perpanjang kontrak dan pensiun di Al Nassr. Sang ibu, Dolores Aveiro punya mimpi CR7 main di Sporting lagi.

Ramai soal pemberitaan Cristiano Ronaldo perpanjang kontrak di Al Nassr. Dilansir dari ESPN, kontrak Ronaldo yang sedianya habis pada musim panas 2025 mau diperpanjang sampai musim panas 2027.

Petinggi Real Madrid Yakin Kalau Mbappe Akan Bergabung Musim Depan

Kylian Mbappe diyakini akan ke Real Madrid musim depan (REUTERS/STEPHANE MAHE)

Kylian Mbappe masih terus saja dikaitkan dengan Real Madrid. Bahkan petinggi klub itu yakin Mbappe bakal gabung musim depan.

Mbappe pada musim panas lalu sempat meminta dijual kepada manajemen Paris Saint-Germain. Permintaan itu ditolak dan Mbappe dibekukan.

Buat yang Suka Rebahan, Kata Dokter Bisa Mati Muda

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Disadari atau tidak, ada banyak orang yang mengadopsi gaya hidup tak aktif secara fisik alias malas gerak (mager). Ironisnya, gaya hidup yang sangat umum ini ternyata bisa membawa beberapa dampak yang buruk bagi kesehatan, bahkan bisa memicu peningkatan risiko kematian dini.

Pada sebagian orang, gaya hidup seperti ini biasanya terbentuk karena mereka menghabiskan banyak waktu dengan duduk di meja kantor dan selama berkendara. Sesampainya di rumah, mereka lalu kembali duduk bersantai di sofa untuk melepas lelah. Padatnya aktivitas semakin membuat mereka kesulitan untuk meluangkan waktu berolahraga.

Masih Muda Sudah Kena Stroke? Ini Kata Pakar Kesehatan

Foto: Getty Images/iStockphoto/designer491

Stroke merupakan salah satu bentuk gangguan fungsi saraf akut yang disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak. Dikutip dari laman Kemenkes, kondisi ini terjadi akibat pembuluh darah yang membawa oksigen dan darah ke otak mengalami penyumbatan.

Tidak hanya pada orang tua, penyakit stroke juga bisa menyerang orang yang berusia muda. Dokter spesialis saraf dr Al Rasyid SpS(K) mengatakan bahwa hal ini terjadi karena ada perubahan gaya hidup dari anak muda kebanyakan.

Dokter Ini Divonis Hidupnya Tinggal 6 Bulan, Awalnya Hanya Sakit Perut Biasa

Foto: Dok pribadi Dr Daniel Bockmann

Kisah perjuangan seorang dokter bernama Daniel Bockmann di Texas, melawan kanker yang telah menyebar di tubuhnya. Imbas kondisinya, hidupnya divonis tersisa enam bulan lagi.

Seorang dokter dan praktisi chiropractic berusia 54 tahun itu itu didiagnosis mengidap kanker usus besar stadium 4 pada tahun 2021. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan ada tumor seukuran bola softball di rektumnya.