Hagia Sophia

25 August 2026

Adakah Makanan dan Minuman yang Bikin BB Cepat Turun?

Foto ilustrasi: Getty Images/mediaphotos

Minuman dan makanan yang diklaim bisa 'membakar lemak' dengan cepat kerap menjadi primadona. Terutama bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan secara instan.

Niat hati ingin tubuh ideal tanpa repot, memang ada asupan yang bisa melunturkan lemak secara cepat?

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menekankan bahwa tidak ada makanan atau minuman yang secara ajaib bisa langsung melenyapkan lemak tubuh usai dikonsumsi. Menurutnya, itu hanyalah mitos belaka.

Meski demikian, dr Yaze menjelaskan memang ada beberapa jenis asupan yang berfungsi sebagai booster atau pendukung proses diet. Asupan ini bekerja dengan cara meningkatkan laju metabolisme, menekan nafsu makan, hingga memberikan efek kenyang yang lebih lama-bukan memusnahkan lemak secara instan.

Beberapa contoh asupan pendukung diet yang terbukti membantu antara lain:
  • Asupan tinggi protein: Membutuhkan energi ekstra untuk dicerna sehingga membuat perut terasa kenyang lebih lama.
  • Makanan tinggi serat: Memperlambat proses pencernaan dan mencegah dorongan ngemil berlebih.
  • Teh hijau dan kopi hitam (Americano): Kandungan kafein dan antioksidannya membantu meningkatkan metabolisme serta menahan rasa lapar sementara.
"Tapi kalau misalnya habis makan atau minum tersebut tiba-tiba lemaknya hilang secara ajaib, itu tidak ada ya. Makanan dan minuman tersebut sifatnya hanya membantu program diet kamu," ungkap dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).

Hati-hati Ancaman Yoyo Effect

Selain meluruskan mitos soal makanan pembakar lemak, dr Yaze juga mengingatkan pentingnya konsistensi dalam mengatur pola hidup. Menjalani program penurunan berat badan bukanlah proses serba cepat yang cukup dilakukan dalam waktu 1 atau 2 bulan saja.

Menurut dr Yaze, mengubah mindset untuk membentuk gaya hidup (lifestyle) sehat yang permanen setidaknya membutuhkan waktu minimal 6 bulan.

"Menjalani diet ketat selama 3 bulan lalu mendadak berhenti dan kembali ke kebiasaan lama justru sangat berbahaya karena memicu yoyo effect," terang dr Yaze.

"Ini membuat berat badan yang sempat turun akan melonjak kembali dengan cepat saat diet dihentikan. Bahkan, berat badan bisa naik hingga dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan sebelum memulai diet," sambungnya.

Oleh karena itu, alih-alih berburu makanan atau minuman ajaib pemicu luntur lemak cepat, dr Yaze mengimbau agar kunci utama menurunkan berat badan berfokus pada komitmen mengubah pola hidup sehat secara konsisten.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Benarkah Ada Makanan-Minuman yang Bikin BB Turun Cepat? Dokter Gizi Ungkap Faktanya"