![]() |
| Foto: Freepik |
Gastroesophageal reflux disease (GERD) kerap dikaitkan dengan keluhan nyeri di dada, sensasi panas, mual hingga muntah. Karena gejalanya bisa terasa di area dada dan ulu hati, tak sedikit yang bertanya-tanya apakah GERD bisa memicu serangan jantung.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr Maya Munigar Apandi, SpJP (K) FIHA mengatakan GERD dan serangan jantung merupakan dua kondisi yang berbeda. GERD sendiri tidak secara langsung menyebabkan serangan jantung.
"GERD itu sendiri tidak langsung berhubungan dengan jantung, tapi sumber stresnya, itu dia bisa," kata Maya.
Menurutnya, stres berkepanjangan menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung yang dapat dimodifikasi. Stres juga dapat mengganggu metabolisme dan memicu berbagai keluhan pada organ tubuh, termasuk memperburuk masalah asam lambung.
"Stres itu bisa mengganggu metabolisme. Selain bisa mengganggu metabolisme, dia juga bisa menyebabkan keluhan di organ yang lain," ujarnya.
Ketika asam lambung naik ke kerongkongan, seseorang dapat merasakan sensasi panas, mual, muntah hingga nyeri di tenggorokan. Kondisi tersebut dikenal sebagai GERD.
Gejala Serangan Jantung Bisa Mirip GERD
Meski GERD tidak secara langsung memicu serangan jantung, Maya mengingatkan bahwa gejala serangan jantung tertentu dapat menyerupai GERD. Hal inilah yang terkadang membuat seseorang keliru mengira serangan jantung sebagai masalah lambung.
Salah satunya adalah serangan jantung yang melibatkan gangguan di arteri koroner kanan (right coronary artery/RCA). Kondisi tersebut pada sebagian pasien dapat menimbulkan keluhan seperti nyeri ulu hati, mual, dan muntah.
"Kalau misalnya, apakah GERD itu serangan jantung? Karena ada serangan jantung tertentu yang keluhannya bisa menyerupai GERD, keluhannya nyeri ulu hati, mual, muntah, keringat dingin," jelasnya.
Karena itu, keluhan yang dianggap sebagai 'maag' atau GERD perlu diwaspadai jika muncul bersama tanda-tanda lain, terutama keringat dingin, sesak, lemas atau nyeri yang menjalar.
Maya menegaskan, membedakan kedua kondisi tersebut penting karena serangan jantung membutuhkan penanganan segera. Jangan sampai gejala serangan jantung dianggap hanya sebagai masalah asam lambung sehingga pertolongan medis terlambat.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Mungkinkah GERD Picu Serangan Jantung? Ini Kata Dokter"
