Hagia Sophia

15 August 2026

Presiden Barcelona Jalani Tindakan Medis Terkait Aritmia

Presiden Barcelona Joan Laporta (Foto: Javier Borrego/Europa Press via Getty Images)

Presiden Barcelona Joan Laporta sempat menjadi sorotan setelah diketahui menjalani tindakan medis terkait aritmia. Setelah operasi, Laporta mengatakan bahwa jantungnya kini memiliki ritme normal.

"Semuanya berjalan lancar. Aritmia saya telah pulih. Jantung saya berdetak teratur lagi," kata Laporta di media sosial, dikutip dari ESPN.

Kabar tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya, jika aritmia sudah dioperasi, apakah masih bisa kambuh lagi?

Aritmia adalah gangguan irama jantung yang membuat detaknya bisa terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Penanganannya beragam, mulai dari obat-obatan, pemasangan alat pacu jantung, hingga ablasi kateter.

Menurut Spesialis Penyakit Dalam dengan Subspesialisasi Kardiovaskular, dr Simon Salim, SpPD-KKV dari Brawijaya Hospital, aritmia yang sudah dioperasi ternyata bisa kambuh lagi atau biasanya muncul di titik yang berbeda.

"Bisa karena dianya sembuh lagi. Fokus aritmia yang sudah kami coba terapi, kita tindakan prosedur hancurkan, kami matikan, padamkan lah listriknya. Namanya jantung, ia hidup kan masih bisa sembuh lagi," kata dr Simon kepada detikcom usai acara detikSore, Senin (10/8/2026).

"Atau yang kedua kambuhnya di tempat lain, jadi tempa yang titik itu (awal) sudah padam, tapi di titik lain dia muncul lagi yang baru," sambungnya.

Saat aritmia kambuh atau muncul di titik yang berbeda, dr Simon mengatakan bahwa kondisinya bisa jadi lebih parah atau tidak.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dialami Presiden Barcelona Joan Laporta, Bisakah Aritmia Kambuh usai Operasi?"