Hagia Sophia

15 September 2026

Minuman 'Less Sugar' Tetap Bisa Bikin Gemuk, Ini Pesan Ahli Gizi

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/insjoy

Memesan minuman kekinian, seperti boba atau kopi susu dengan opsi less sugar, sering kali dianggap aman bagi mereka yang sedang diet. Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan bahwa label tersebut tidak serta-merta membuat minuman jadi bebas kalori.

Menurut dr Yaze, memangkas kadar gula hanyalah mengurangi sebagian kecil kalori. Sementara itu, bahan-bahan campuran lainnya tetap menyumbang kalori dalam jumlah yang cukup tinggi.

"Walaupun less sugar, sebenarnya itu sama saja kayak memangkas sedikit gula. Intinya tetap yang lain ada kalorinya. Mulai dari misalnya krimer-nya, terus misalnya dari susu kental manisnya, atau dari bobanya," ujar dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).

Ia menjelaskan bahwa boba terbuat dari tepung olahan yang tergolong sebagai karbohidrat sederhana. Mengonsumsi boba sama saja seperti 'meminum' karbohidrat ekstra ke dalam tubuh.

Analogi 'Diskon 20 Persen'

Untuk mempermudah pemahaman, dr Yaze menganalogikan opsi less sugar pada minuman kekinian layaknya berbelanja barang diskon. Mengurangi takaran gula bukan berarti menghilangkan seluruh ancaman kalori.

"Jadi ibaratnya itu kayak kita belanja dengan diskon 20 persen. Jadi 20 persennya mungkin sudah terpotong, tapi masih ada 80 persen yang masuk," jelasnya.

Kondisi inilah yang kerap menjebak banyak orang. Label 'less sugar' menciptakan rasa aman palsu, sehingga seseorang merasa sah-sah saja.

"Jangan merasa dengan beli minuman kekinian less sugar, jadi hampir setiap hari tuh minum terus dengan 'judul less sugar'," tegas dr Yaze.

"Akhirnya tetap saja akan nambah juga kalorinya, pasti akan gagal lagi diet kamu," tambahnya.

Solusi Agar Tetap Sehat

Agar program penurunan berat badan tidak berantakan, dr Yaze memberikan beberapa saran praktis saat membeli minuman. Salah satunya adalah dengan mengganti jenis pemanis dan mengeliminasi topping.

"Aku sih sarannya lebih baik mungkin gulanya bisa diganti gula yang nol kalori, misalnya kayak stevia. Terus krimer-nya kalau bisa nggak dipakai, habis itu kayak boba dan topping-topping-annya juga nggak pakai," sarannya.

Bagi penikmat kopi, ia menyarankan untuk beralih ke menu yang lebih murni dan minim olahan tambahan.

"Jadi mendingan lebih ke kopi americano saja. Mau manis, mungkin bisa pakai stevia satu tetes," pungkas dr Yaze.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Minuman Kekinian 'Less Sugar' Tetap Bisa Bikin Gemuk, Ini Wanti-wanti Dokter Gizi"