Hagia Sophia

28 January 2025

Menurut Studi, Konsumsi Petai Bisa Bantu Turunkan Kadar Gula Darah

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/JOKO SL)

Petai (Parkia speciosa) merupakan salah satu makanan yang cukup sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Tanaman ini kerap dikonsumsi sebagai lalapan, baik secara mentah maupun dimasak.

Selain sebagai menu pelengkap untuk membangkitkan selera makan, petai juga dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan. Ekstrak dari polong dan biji petai disebut-sebut dapat menurunkan kadar gula darah dan membantu mengelola diabetes. Apakah benar demikian?

Daftar Makanan yang Paling Mematikan, Ada yang Sering Dikonsumsi

Singkong bisa menjadi makanan mematikan bila tidak diolah dengan baik. (Foto: Ilustrasi iStock/Site)

Makanan sangat penting bagi kehidupan, tetapi terkadang apa yang kita konsumsi bisa mematikan. Kita biasanya mencoba menghindari apa yang kita ketahui sebagai racun atau menghindari alergen umum, seperti kacang, jika kita alergi terhadapnya.

Tetapi, apa makanan paling mematikan yang rutin dikonsumsi orang? Jawabannya tergantung pada bagaimana kita mendefinisikannya. Makanan paling mematikan mungkin adalah makanan yang membunuh paling banyak orang, dalam hal ini makanan yang memicu alergi atau kondisi kronis bisa menjadi yang teratas dalam daftar.

Pasien Gagal Ginjal Kronis Asal Malaysia Meninggal Usai Jalani Pengobatan Alternatif

Ilustrasi gagal ginjal. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Marcela Ruth Romero)

Seorang pasien gagal ginjal kronis di Malaysia meninggal setelah menjalani pengobatan alternatif dari seseorang yang mengaku sebagai dokter.

Dilaporkan Harian Metro, dokter gadungan tersebut dikatakan menolak metode pengobatan modern dan menyarankan pasien mengonsumsi berbagai obat tradisional untuk menyembuhkan penyakitnya.

Wanita Ini Jadi Manusia Terlama yang Hidup dengan Organ Babi

Wanita Alabama penerima cangkok ginjal babi. (Foto: Joe Carotta/dokumentasi NYU Langone Health)

Seorang wanita di Alabama, Amerika Serkat, melewati tonggak penting untuk menjadi penerima transplantasi organ babi yang paling lama hidup. Setelah 61 hari dari operasi transplantasinya, dia masih sehat dan penuh energi.

"Saya wanita super," kata Towana Looney kepada The Associated Press, sambil tertawa tentang melampaui anggota keluarga dalam perjalanan jauh di sekitar Kota New York saat ia melanjutkan pemulihannya.

Sejumlah Makanan Ini Bisa Picu Penuaan Dini, Awasi Konsumsinya

Ilustrasi kerutan di wajah. (Foto: Getty Images/twinsterphoto)

Setiap orang ingin bisa selalu tampil awet muda. Bahkan, tak sedikit yang rela merogoh uang demi melakukan perawatan dan prosedur untuk mempertahankan penampilan.

Namun, kunci awet muda tidak hanya perawatan dari luar saja. Ahli bedah plastik dan anti-penuaan dr Anthony Yuon, MD, mengungkapkan makanan yang dikonsumsi sehari-hari turut memainkan peran yang sangat penting dalam menghambat penuaan.

Trump Akan Pertimbangkan Kemungkinan AS Kembali Gabung dengan WHO

Presiden AS Donald Trump. (Foto: AP/Julia Demaree Nikhinson)

Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mempertimbangkan untuk bergabung kembali dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), beberapa hari setelah memerintahkan AS keluar dari badan kesehatan global tersebut atas apa yang ia gambarkan sebagai kesalahan penanganan pandemi COVID-19 dan krisis kesehatan internasional lainnya.

"Mungkin kami akan mempertimbangkan untuk melakukannya lagi, saya tidak tahu. Mungkin kami akan melakukannya. Mereka harus membereskannya," kata Trump dalam sebuah rapat umum di Las Vegas dikutip dari Reuters, Minggu (26/1/2025).

Sejumlah Warga India Mendadak Tewas Alami Kerusakan Otak dan Sistem Saraf

Ilustrasi jenazah. (Foto: Thinkstock)

Otoritas di negara bagian India, Jammu dan Kashmir tengah menyelidiki laporan penyakit misterius yang merenggut sedikitnya 17 nyawa. Laporan diterima pihak berwenang pada Sabtu (25/1/2025).

Sebanyak 13 di antaranya merupakan anak-anak. Kasus terjadi di desa terpencil Badhaal, wilayah Rajouri, Jammu. Belakangan diketahui, sudah terjadi sejak awal Desember 2024.