Hagia Sophia

18 November 2023

Kuburan Terbesar Era Romawi Kuno Ditemukan di Gaza

Situs Arkeologi di Gaza Simpan Kuburan Terbesar Era Romawi. Foto: Times of Israel

Para pekerja penggalian arkeologi di Jalur Gaza telah menemukan lebih dari 100 kuburan kuno, termasuk dua sarkofagus yang terbuat dari timah, di sebuah pemakaman era Romawi. Situs itu diperkirakan berusia sekitar 2.000 tahun dan oleh para arkeolog digambarkan sebagai kuburan terbesar.

Para pekerja datang ke lokasi tersebut tahun lalu selama pembangunan proyek perumahan yang didanai Mesir di dekat Jabaliya, di Jalur Gaza utara. Sejak itu, para kru telah bekerja untuk menggali situs seluas 2.700 meter persegi tersebut dengan dukungan para ahli Prancis.

Kini, tempat yang dulunya merupakan lahan konstruksi yang tidak mencolok, telah menjadi tambang emas bagi para arkeolog yang ingin memahami lebih banyak tentang Jalur Gaza.

Gaza, daerah kantong pesisir yang dihuni sekitar 2,3 juta orang, memiliki sejarah yang kaya karena lokasinya di jalur perdagangan kuno antara Mesir dan Levant. Namun sejumlah faktor, termasuk perebutan wilayah dan kendali Israel atas Palestina dari tahun 1967 hingga 2005, telah membahayakan banyak kekayaan arkeologi di wilayah yang terkepung tersebut.

"Dengan latar belakang ini, penemuan 60 kuburan di situs tersebut pada bulan Januari merupakan temuan besar. Jumlahnya membengkak menjadi 135," kata para arkeolog seperti dikutip dari The Times of Israel.

Rene Elter, arkeolog Prancis yang memimpin penggalian, mengatakan para peneliti telah mempelajari lebih dari 100 kuburan.

"Semua makam ini hampir digali dan telah mengungkapkan sejumlah besar informasi tentang materi budaya dan tentang kondisi kesehatan penduduk dan penyakit yang mungkin diderita penduduk ini," kata Elter, kepala makam tersebut.

Elter menunjuk pada sarkofagus yang terbuat dari timah, yang satu menampilkan hiasan daun anggur, yang lainnya dengan gambar lumba-lumba, sebagai temuan yang luar biasa. "Penemuan sarkofagus timbal di sini adalah yang pertama di Gaza," katanya.

Mengingat langkanya makam timah, arkeolog Palestina seperti Fadel Al-Otul menduga ada elit sosial yang dimakamkan di sana. Al-Otul mengatakan kuburan itu mungkin dulunya berlokasi di kota karena orang Romawi biasa menempatkan kuburan di dekat pusat kota.

Selain sarkofagus, tim Elter memulihkan kerangka yang ditemukan dan menyatukan pecahan toples tanah liat. Kerangka yang ditemukan di situs tersebut akan dikirim keluar Gaza untuk analisis tambahan, menurut Al-Otul. Sedangkan jenazahnya, akan dikembalikan ke Kementerian Purbakala dan Pariwisata yang dipimpin Hamas.

Elter mengatakan wilayah tersebut membutuhkan tim khusus untuk mengawasi aktivitas arkeologi di Gaza. "Warga Gaza berhak menceritakan kisah mereka. Gaza memiliki banyak situs arkeologi yang potensial, namun memantau masing-masing situs, mengingat pesatnya pembangunan, bukanlah hal yang mudah," tutupnya.




























Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Situs Arkeologi di Gaza Simpan Kuburan Terbesar Era Romawi"