Hagia Sophia

01 April 2026

MBG Mulai Buka Lagi, BGN Warning Keras yang Mark Up Harga

Ilustrasi. (Foto: Antara Foto/Andri Saputra)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan kembali diberikan besok Selasa (31/3/2026) pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kedapatan mark up harga bahan baku akan disanksi keras.

Sesuai regulasi, pengadaan bahan baku yang dialokasikan BGN sebesar Rp 8.000-10.000 per porsi.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan kecurangan mark up harga pangan MBG termasuk kategori berat. Walhasil, operasional akan dihentikan sementara tanpa pemberian insentif.

"Mitra yang mark up harga gila-gilaan dan menekan Kepala SPPG , pengawas gizi dan pengawas keuangan, akan saya minta kedeputian Tauwas untuk suspend tanpa pemberian insentif karena termasuk pelanggaran berat," ucapnya di Jakarta, Minggu (29/3).

Nanik menilai perilaku tersebut tidak hanya merugikan program, tetapi juga mencederai tujuan utama penyediaan layanan gizi bagi masyarakat. Menurutnya, mitra yang sudah mendapatkan insentif seharusnya bekerja sesuai aturan, bukan justru mencari keuntungan berlebih.

"Saya minta untuk tidak diberikan insentif juga karena mitra yang demikian tidak akan pernah puas. Sudah dikasih insentif, masih saja nakal mark up harga bahan baku," tegas Nanik.

"Kita suspend satu minggu sampai mereka membuat pernyataan tidak mark up harga dan tidak monopoli menjadi supplier sendiri. Itu pelanggaran berat," kata Nanik.

BGN berharap peringatan ini menjadi perhatian serius bagi seluruh mitra, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan transparan, adil, dan tepat sasaran seiring dimulainya operasional SPPG pada akhir Maret.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dapur MBG Mulai Buka Lagi Besok! BGN Warning Keras yang Mark Up Harga"