Hagia Sophia

12 June 2026

Pesan Prabowo ke Siswa SRMP Bali yang Jadi Korban Bullying

Presiden Prabowo bersama perwakilan siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Gede Bagus Abimanyu di Tabanan, Bali (Foto: Dok. BPMI Setpres/Cahyo)

Seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali bernama Gede Bagus Abimanyu bercerita di hadapan Presiden Prabowo Subianto bahwa dirinya merupakan korban bullying saat sekolah dasar.

"Saya sering mendapatkan ejekan dari teman-teman karena saya dulu anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman," kata Gede Bagus, di hadapan Prabowo, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (8/6/2026).

Akibat ejekan dari kawan-kawannya itu, Gede Bagus mengaku hampir putus asa, sehingga memilih untuk tidak masuk sekolah dalam beberapa hari. Saat itu, ibu dari Gede Bagus berperan besar dalam mengembalikan semangat belajar sang anak.

Beruntung, kondisi Gede Bagus berubah ketika ia masuk di SRMP. Di sekolah tersebut, dirinya mengaku belajar banyak hal seperti kedisiplinan, tanggung jawab, hingga mandiri

"Dan sekarang saya mendapatkan jalan dari Tuhan yaitu menjadi salah satu anggota dari organisasi sekolah yaitu Duta Anti-Bullying. Saya harap dengan gelar ini, saya dapat untuk mencegah bullying di sekolah ini dan dapat menjaga teman-teman saya agar tidak merasakan hal yang saya rasakan sebelumnya," lanjut Gede Bagus.

Respons Presiden Prabowo

Mendengarkan cerita bocah tersebut, Prabowo berpesan agar Gede Bagus harus tetap memiliki hati yang teguh, serta membalas ejekan dengan sopan santun.

Prabowo juga bercerita bahwa ejekan dari orang lain merupakan hal yang tidak bisa dikontrol. Prabowo sendiri mengaku bahwa dirinya juga sering diejek sejak dulu bahkan sampai sekarang.

"Gede Bagus. Kamu dulu diejek. Nggak apa-apa ya. Nggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya sering diejek. Sampai sekarang. Presiden pun sering diejek. Nggak apa-apa. Yang penting hatimu teguh, ya," tegas Prabowo.

Namun yang terpenting, Prabowo menekankan bahwa setiap orang tidak boleh 'kalah' hanya dengan ejekan orang lain. Justru, ini merupakan alasan tepat untuk menjadi lebih kuat.

"Hati kita baik. Kalau kita diejek kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan. Dihina, sopan. Ya? Jangan kecil hati," pesan Prabowo.

Prabowo yakin, jika Gede Bagus bisa mengubah ejekan menjadi semangat pantang menyerah akan berdampak baik untuk masa depannya.

"Kau nanti akan berhasil. Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin. Banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, anaknya selalu gembira di tengah kesulitan, cari yang baik, pasti akan ada kebaikan yang datang. Kita percaya itu," ujar Prabowo.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kisah Haru Siswa Sekolah Rakyat Korban Bullying, Dapat Pesan Menyentuh dari Prabowo"