Uzbekistan babak belur di bawah asuhan Fabio Cannavaro di Piala Dunia 2026. Pergantian pelatih dari Timur Kapadze ke Cannavaro blunder Federasi Uzbekistan?
Uzbekistan tak berkutik di Piala Dunia 2026. Serigala Putih tersingkir sebagai juru kunci dari Grup K.
Mereka babak belur di fase grup dengan tanpa poin usai selalu kalah di tiga laga. Uzbekistan juga jadi bulan-bulanan dengan 11 kali kebobolan dan hanya bikin dua gol.
Pelatih Uzbekistan, Fabio Cannavaro, jadi sosok yang dianggap paling bertanggung jawab atas buruknya performa timnya ini. Ia semakin jadi sorotan karena masih terlihat tersenyum usai Uzbekistan dipastikan tersingkir. Cannavaro tapi menegaskan senyumnya tersebut untuk menyembunyikan perasaannya yang hancur.
"Anda pikir saya tidak gugup, saya tidak marah? Saya merasa tidak enak karena saya tidak suka kalah," ujar Cannavaro saat ditanya soal masih tersenyum usai Uzbekistan tersingkir dikutip dari BeIn Sports.
Torehan Uzbekistan di bawah Cannavaro ini jelas jauh dari harapan Federasi Sepakbola Uzbekistan (UFA). UFA padahal berekspektasi pengalaman dan reputasi besar Cannavaro ini bisa bikin Uzbekistan berbicara banyak di Piala Dunia.
Tunjuk Cannavaro, Singkirkan Kapadze Blunder Federasi Uzbekistan?
Cannavaro ditunjuk jadi pelatih Uzbekistan hanya satu tahun jelang Piala Dunia 2026. Federasi Uzbekistan bahkan rela melengserkan Timur Kapadze pelatih yang membawa Uzbekistan ke Piala Dunia 2026 demi Cannavaro.
Federasi Uzbekistan terbuai oleh reputasi besar Cannavaro sebagai pemain. Cannavaro tiga kali mentas di Piala Dunia sebagai pemain dan juara bersama Italia di edisi 2006. Mantan bek Juventus ini juga sosok peraih Ballon d'Or 2026.
"Asosiasi Sepak Bola Uzbekistan telah menandatangani kontrak dengan Fabio Cannavaro - seorang spesialis ternama, peserta Piala Dunia FIFA tiga kali, juara Piala Dunia 2006, dan salah satu bek terbaik di era modern," bunyi pernyataan UFA saat menunjuk Cannavaro pada 6 Oktober 2025.
Cannavaro memang melegenda sebagai pemain, tapi sebagai pelatih bukan sosok yang istimewa. Sebelum melatih Uzbekistan, Ia cuma pernah melatih di China, Udinese, Benevento dan Dinamo Zagreb.
Saat Cannavaro datang, Uzbekistan menurunkan Kapadze jadi staff pelatih. Namun, Kapadze kemudian memilih untuk mundur. Padahal, Kapadze yang membentuk kerangka tim Uzbekistan sejak menukangi tim junior hingga naik ke senior.
Selain ke Piala Dunia 2026, Kapadze antarkan Uzbekistan lolos Olimpiade Paris 2024, medali perak Asian Games 2023 dan juara CAFA Nations Cup 2025.
Federasi Uzbekistan bikin blunder singkirkan Kapadze demi Cannavaro?
Artikel ini telah tayang di sport.detik.com dengan judul "Uzbekistan Babak Belur di Bawah Cannavaro, Blunder Depak Kapadze?"
