Hagia Sophia

30 June 2026

Waspada Tanda Miom Hingga Kista Bila Menstruasi Lama dan Nyeri

Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/simarik)

Menstruasi yang berlangsung lebih lama dari biasanya atau disertai nyeri hebat sering kali dianggap sebagai hal yang wajar oleh banyak perempuan. Padahal, perubahan pola haid yang terjadi terus-menerus bisa menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan pada organ reproduksi.

Beberapa kondisi akibat gangguan pada sistem reproduksi dapat memengaruhi siklus menstruasi, menyebabkan perdarahan berlebih hingga rasa tidak nyaman yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele.

Masalah Menstruasi Bisa Menunjukkan Adanya Gangguan pada Sistem Reproduksi

Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof D. dr Yudi Mulyana Hidayat, SpOG, Subsp.Onk, mengatakan salah satu tanda utama adanya gangguan pada sistem reproduksi adalah nyeri haid yang berlebihan.

Nyeri haid memang wajar, namun jika sampai mengganggu aktivitas harian, seperti harus minum obat pereda nyeri setiap bulan, bahkan tidak bisa bekerja atau sekolah, maka kondisi ini perlu diperhatikan lebih serius.

"Nah yang kedua, lama haid. Kan 6 sampai, paling lama 8 hari lah. Kalau lebih dari itu, bukan haid lagi. Sudah ada kelainan. Nah itu harus segera dilakukan pengobatan," ucapnya saat ditemui di acara konferensi pers terkait Rekomendasi POGI untuk Vaksin HPV bagi Perempuan Pranikah dan Pasca Melahirkan beberapa waktu lalu.

Menurut Prof Yudi, penting untuk memerhatikan volume darah yang keluar saat menstruasi. Kemungkinan adanya miom, penebalan endometrium, atau kista bisa ditandai dengan menstruasi yang terlalu banyak sehingga memicu kondisi lemas, pucat, dan anemia.

Gejala Miom

Miom atau fibroid rahim adalah kondisi pertumbuhan otot dan jaringan yang terbentuk di dalam atau pada dinding rahim. Selain nyeri dan perdarahan berlebihan saat menstruasi, gejala lainnya mencakup:
  • Pendarahan: Terjadi di antara periode menstruasi
  • Sering buang air kecil: Bisa terjadi saat fibroid menekan kandung kemih
  • Sembelit: Sulit buang air besar
  • Perut membengkak: Kondisi ini membuat perut membesar seperti sedang hamil
  • Abdomen: Rasa kembung, tertekan, atau berat.
  • Dispareunia: Nyeri saat berhubungan seksual.
Gejala Penebalan Endometrium
Seperti namanya, penebalan endometrium atau hiperplasia endometrium terjadi ketika lapisan rahim menjadi terlalu tebal. Selain nyeri, menstruasi berat, dan perdarahan di antara periode menstruasi, gejala yang mungkin muncul antara lain:
  • Siklus menstruasi pendek: Kurang dari 21 hari. Padahal, siklus menstruasi normal berkisar 21-35 hari.
  • Perdarahan: Keluarnya darah dari vagina di luar masa menstruasi dan setelah menopause.
Gejala Kista Ovarium

Kista ovarium adalah kantung berisi cairan atau material semi padat yang terbentuk di satu atau kedua ovarium. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, beberapa kista kecil tidak menimbulkan gejala, namun kista yang lebih besar bisa menyebabkan beberapa keluhan. Sama seperti miom, kista ovarium juga bisa menyebabkan keluhan pada abdomen dan dispareunia. Adapun gejala lainnya meliputi:
  • Sakit pada panggul atau nyeri tumpul di bagian punggung.
  • Masalah saat buang air: Kesulitan buang air besar atau sering buang air kecil.
Diagnosis Miom, Penebalan Endometrium, dan Kista Ovarium

Jika mengalami gejala-gejala yang disebutkan, jangan ragu untuk melakukan Ultrasonografi (USG). USG adalah metode pemeriksaan yang memanfaatkan gelombang suara untuk memvisualisasikan kondisi organ-organ di dalam tubuh.

Pada pemeriksaan miom, USG dapat mengetahui keberadaan fibroid sekaligus mengukur ukurannya. Sedangkan, pada pemeriksaan penebalan endometrium, USG dapat menampilkan gambar rahim untuk mengetahui apakah lapisan rahim terlalu tebal atau tidak.

USG juga bisa mendeteksi keberadaan kista serta menunjukkan apakah kista tersebut sebagian besar berisi cairan atau padat.

"Karena diperiksa oleh dokter, cukup dengan USG saja ketahuan. Ada miom, ada penebalan endometrium, ada kista dan sebagainya. Itu bisa mengganggu proses haid yang normal," kata Prof Yudi

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Menstruasi Lama dan Nyeri Hebat? Waspada Tanda Miom hingga Kista"