Hagia Sophia

24 August 2026

Ciri-ciri 'Berdebar' yang Harus Diwaspadai Usai Ngopi

Foto: Ilustrasi jantung (Getty Images/Mvltcelik)

Sensasi jantung berdebar-debar usai menyeruput kopi pagi sering dialami banyak orang. Kandungan kafein di dalamnya memang bekerja mengaktifkan respons stres pada tubuh.

Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini terkadang bisa menjadi sinyal awal adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Secangkir kopi hangat di pagi hari bagi sebagian orang terasa seperti amunisi wajib, untuk mengusir kantuk dan meningkatkan fokus.

Namun, efek samping kafein tak selalu menyenangkan. Terkadang jantung justru terasa berdetak kencang, berdegup keras, hingga seperti meloncat.

Konsultan spesialis jantung dari Manipal Hospital Kharadi, India, Dr Akash Motgi, menjelaskan bahwa kafein merupakan stimulan alami yang memicu lonjakan hormon adrenalin.

"Kafein mendorong lonjakan adrenalin, hormon yang memicu respons fight or flight pada tubuh. Akibatnya, tekanan darah, denyut jantung, dan tingkat kewaspadaan bisa meningkat untuk sementara waktu," ujar Dr Motgi, dikutip dari Hindustan Times.

Efek ini sebenarnya wajar dialami orang sehat jika mengonsumsi kopi dalam batas wajar. Tetapi, konsumsi berlebihan atau adanya sensitivitas tinggi terhadap kafein bisa memunculkan keluhan yang mengganggu.

Terlebih lagi, kebiasaan minum kopi pekat saat perut kosong membuat kafein terserap jauh lebih cepat sehingga memicu efek yang lebih kuat. Dr Motgi juga mengingatkan bahwa pemicu jantung berdebar tidak selalu berasal dari kopi.

Kondisi itu bisa terjadi karena minuman berenergi, kebiasaan merokok, suplemen pre-workout, dehidrasi, hingga stres.

Kapan Jantung Berdebar Jadi Tanda Bahaya?

Sensasi detak jantung yang terlalu cepat perlu diwaspadai jika terjadi terlalu sering atau berlangsung lebih lama dari biasanya. Kondisi ini bisa mengindikasikan gangguan irama jantung atau aritmia.

Berikut beberapa gejala yang patut diwaspadai:
  • Nyeri atau rasa tertekan di dada
  • Sesak napas
  • Pusing atau kepala terasa ringan
  • Pingsan atau sensasi hampir pingsan
  • Keringat berlebih tanpa aktivitas fisik
  • Denyut jantung tetap tinggi meski sedang beristirahat
Dr Motgi menambahkan, riwayat keluarga dengan penyakit jantung bawaan atau gangguan irama jantung membuat seseorang lebih rentan. Gejala-gejala di atas juga bisa menjadi indikator awal kondisi medis, seperti supraventricular tachycardia hingga fibrilasi atrium.

Langkah Pencegahan

Bila keluhan tersebut murni dipicu oleh kafein, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meredakannya:
  • Mengurangi asupan kopi harian
  • Hindari minum kopi saat perut kosong
  • Cukupi kebutuhan air putih
  • Pastikan waktu tidur terpenuhi
Meski demikian, Dr Motgi mengingatkan agar tidak langsung menganggap jantung berdebar semata-mata karena efek kafein. Apabila keluhan terjadi sangat sering, berlangsung hingga beberapa menit, atau disertai rasa nyeri dada dan pusing, segera konsultasikan ke dokter spesialis jantung untuk penanganan lebih lanjut.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter Jantung Ungkap Ciri-ciri 'Berdebar' usai Ngopi yang Perlu Diwaspadai"