Hagia Sophia

23 August 2026

Menkes Tinjau Langsung Kondisi Yankes di Ruteng

Foto: Dokumetasi kemenkes RI

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung kondisi pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (18/8/2026). Kunjungan ini dilakukan guna memastikan penanganan medis bagi korban terdampak gempa bumi di wilayah NTT tetap berjalan optimal.

Dampak gempa menyebabkan bangunan utama RSUD Ruteng mengalami kerusakan. Alhasil, pelayanan pasien termasuk tindakan pembedahan darurat, harus dialihkan sementara ke tenda-tenda darurat di luar gedung rumah sakit.

Di tengah keterbatasan tempat, Menkes menyempatkan diri menyapa para korban cedera, salah satunya Yosef (12). Anak laki-laki tersebut mengalami patah tulang paha usai tertimpa reruntuhan rumah tetangganya yang roboh akibat guncangan gempa.

"Kalau tidak dioperasi, nanti sembuhnya bisa cacat. Dia tidak bisa main bola lagi, padahal dia senang main bola dan cita-citanya ingin menjadi pemain tim nasional," kata Menkes dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Rabu (19/8).

Dokter Spesialis Ortopedi Dimobilisasi ke NTT

Menkes menegaskan bahwa kasus trauma dan patah tulang merupakan dampak kesehatan paling dominan yang ditemukan pascagempa. Demi memastikan Yosef dan korban lainnya mendapatkan tindakan medis yang cepat, Kemenkes mendatangkan tim dokter spesialis ortopedi dari berbagai rumah sakit rujukan utama dan perguruan tinggi di Indonesia.

Tim dokter ahli yang dikerahkan antara lain berasal dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, RSUP dr Ben Mboi Kupang, hingga Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

"Kita berterima kasih kepada teman-teman dari rumah sakit yang sudah datang membantu. Para dokter ortopedi ini sudah mau membantu menyembuhkan pasien-pasien yang membutuhkan penanganan," terang Menkes.

Pembangunan Rumah Sakit Lapangan Lengkap dengan Ruang Operasi

Untuk mengantisipasi keterbatasan tenda darurat dan menjamin sterilitas tindakan pembedahan, Kemenkes saat ini tengah mendirikan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai. Langkah serupa juga dilakukan untuk memperkuat RSUD Nagekeo yang turut terdampak gempa.

Rumah sakit lapangan tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas ruang operasi mandiri, sehingga tindakan bedah darurat dapat dilangsungkan secara aman dan higienis.

"Karena rumah sakitnya sekarang tidak aman digunakan, kita sedang membangun rumah sakit lapangan. Di sana nanti dokter-dokter bisa melakukan operasi dengan baik," tutur Menkes.

Kerahkan Relawan Lakukan Sweeping Kesehatan ke Desa-desa

Tak hanya berfokus pada penanganan di rumah sakit rujukan, Menkes menginstruksikan tim kesehatan dan relawan untuk melakukan penyisiran (sweeping). Ini dilakukan hingga ke tingkat puskesmas dan desa-desa terdampak di wilayah Flores Utara.

Penyisiran ini bertujuan untuk menjaring korban gempa yang belum tersentuh penanganan medis, sekaligus mengidentifikasi pasien yang membutuhkan penanganan darurat atau rujukan ke rumah sakit lapangan.

"Kita perlu sekali mengirim tim relawan ke seluruh puskesmas yang ada di Flores Utara untuk menyapu bersih semua desa, mengidentifikasi pasien-pasien mana yang harus segera kita rawat dan dirujuk ke rumah sakit," tegasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Menkes Kirim Dokter Ortopedi ke NTT, Tangani Pasien Patah Tulang Termasuk Usia Anak"