Hagia Sophia

08 September 2026

Begini Cara Sikat Gigi yang Benar

Teknik menyikat gigi yang benar seperti apa sih? Foto: iStock

Ada banyak variasi gerakan saat menyikat gigi, mulai dari maju mundur hingga naik turun. Ada juga yang menganjurkan gerakan memutar. Lalu, sebenarnya gerakan menyikat gigi yang paling benar itu yang mana?

Ternyata, menyikat gigi tidak sesederhana memilih antara gerakan memutar, naik turun, atau maju mundur. Ada berbagai teknik menyikat gigi yang dapat digunakan, dan sampai saat ini belum ada bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa satu teknik tertentu selalu menjadi yang paling baik untuk semua orang.

FDI World Dental Federation, sebuah organisasi kedokteran gigi internasional, melalui publikasinya di International Dental Journal menyebutkan bahwa terdapat berbagai metode menyikat gigi manual, seperti teknik Modified Bass, Fone (Fones), dan Scrub. Masing-masing memiliki cara gerakan yang berbeda.

Artinya, tidak harus terpaku pada satu jenis gerakan saja.

Jadi, seperti apa cara menyikat gigi yang tepat?

Hal yang lebih penting adalah memastikan sikat gigi dapat membersihkan seluruh permukaan gigi, termasuk area di dekat garis gusi, dengan tekanan yang tidak berlebihan.

Jika menggunakan sikat gigi manual, American Dental Association (ADA) merekomendasikan untuk menempatkan bulu sikat pada sudut sekitar 45 derajat terhadap garis gusi. Setelah itu, sikat digerakkan secara lembut dengan gerakan pendek dan terkontrol.

Jangan hanya menyikat bagian gigi yang terlihat dari depan. Permukaan luar, bagian dalam, dan permukaan kunyah gigi juga perlu dibersihkan. Bagian dalam gigi depan dapat dibersihkan dengan memosisikan sikat secara lebih vertikal sehingga area yang sempit lebih mudah dijangkau.

Yang perlu diperhatikan, menyikat gigi lebih kuat bukan berarti gigi menjadi lebih bersih. Tekanan yang terlalu kuat justru dapat menyebabkan gusi mengalami iritasi dan dalam jangka panjang berkontribusi terhadap terkikisnya permukaan gigi atau abrasi.

Apakah rahang atas dan rahang bawah butuh gerakan yang berbeda?

Banyak yang mengira rahang atas dan rahang bawah harus disikat dengan gerakan yang berlawanan atau berbeda arah. Padahal, tidak harus demikian.

Yang lebih menentukan bukan posisi rahang, melainkan permukaan gigi yang sedang dibersihkan. Beberapa contohnya:
  • Permukaan luar gigi atas dan bawah: sikat diarahkan sekitar 45 derajat ke garis gusi, lalu gunakan gerakan pendek dan lembut prinsipnya sama untuk kedua rahang.
  • Permukaan dalam gigi: prinsipnya juga sama, hanya saja pada gigi depan sikat bisa diposisikan lebih vertikal agar area yang sempit lebih mudah dijangkau.
  • Permukaan kunyah: bisa dibersihkan dengan gerakan pendek maju-mundur, baik di rahang atas maupun bawah.
Jadi, bukan berarti rahang atas harus disikat naik-turun dan rahang bawah turun-naik, atau sebaliknya. Tekniknya lebih ditentukan oleh permukaan dan posisi gigi, bukan semata-mata rahang atas atau bawah.

Bagaimana dengan gerakan maju mundur?

Gerakan maju mundur sebenarnya bukan otomatis berarti salah. Gerakan pendek maju mundur dapat digunakan untuk membersihkan permukaan gigi, terutama permukaan kunyah.

Yang menjadi masalah adalah jika gerakan dilakukan terlalu keras, terlalu cepat, atau hanya berfokus pada satu arah sehingga ada bagian gigi yang tidak terjangkau.

Jadi, daripada terlalu fokus memikirkan apakah harus memutar atau naik turun, lebih baik perhatikan bagaimana sikat bergerak dengan lembut dan apakah seluruh area gigi sudah dibersihkan.

Bagaimana dengan sikat gigi elektrik?

Cara menggunakan sikat gigi elektrik juga tidak selalu sama dengan sikat gigi manual. Pada sikat gigi elektrik, kepala sikat sudah memiliki gerakan tertentu, misalnya berputar atau bergerak maju mundur, tergantung jenisnya. Karena itu, pengguna tidak perlu memberikan gerakan menggosok yang kuat seperti saat menggunakan sikat gigi manual.

Cukup arahkan kepala sikat secara perlahan dari satu bagian gigi ke bagian lainnya. Pastikan bulu sikat menyentuh permukaan gigi dan area di sekitar garis gusi.

Hal ini juga menjawab pertanyaan yang sering muncul: "Kalau sikat gigi elektrik cuma muter, apa tetap benar?"

Jawabannya, bisa. Karena gerakan pada kepala sikat memang sudah dihasilkan oleh alat tersebut. Yang penting adalah cara menggunakannya sesuai petunjuk dan tidak memberikan tekanan berlebihan.

Jangan lupa durasi dan frekuensinya

Selain teknik, durasi dan frekuensi menyikat gigi juga perlu diperhatikan. Secara umum, gigi dianjurkan disikat dua kali sehari selama sekitar dua menit, menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida.

Menyikat gigi terlalu sebentar dapat membuat beberapa permukaan gigi terlewat. Sebaliknya, menyikat terlalu lama atau terlalu kuat juga tidak berarti hasilnya akan semakin baik.

Karena itu, biasakan membagi waktu menyikat gigi agar semua bagian mendapatkan perhatian, mulai dari gigi bagian luar, dalam, hingga permukaan kunyah.

Kesimpulannya, gerakan mana yang paling benar?

Tidak ada satu gerakan yang wajib digunakan oleh semua orang. Gerakan memutar, maju mundur, maupun teknik lainnya dapat menjadi bagian dari metode menyikat gigi. Begitu pula antara rahang atas dan bawah keduanya mengikuti prinsip yang sama, disesuaikan dengan permukaan gigi, bukan gerakan yang dibalik-balik.

Yang paling penting adalah tekniknya dilakukan dengan benar, lembut, menyeluruh, dan sesuai dengan jenis sikat gigi yang digunakan.

Jadi, daripada sibuk menghafalkan "harus memutar" atau "harus naik turun", pastikan tidak ada bagian gigi yang terlewat dan hindari menyikat dengan tekanan yang terlalu kuat.

Karena gigi yang bersih bukan ditentukan oleh seberapa keras kita menyikat, tetapi seberapa tepat kita melakukannya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Maju-Mundur atau Naik-Turun? Akhirnya Terjawab, Begini Cara Sikat Gigi yang Benar"