Hagia Sophia

08 September 2026

Pria Hidup 271 Hari dengan Ginjal Babi Sebelum Akhirnya Terima Donor Manusia

Foto: Facebook/ Mass General Brigham

Sebuah pencapaian sejarah baru di dunia kedokteran berhasil dicatat oleh tim dokter di Amerika Serikat. Organ ginjal yang berasal dari babi bernama Wilma berhasil menjaga seorang pria penderita gagal ginjal tetap hidup selama 271 hari (sembilan bulan), sekaligus menjadi jembatan transit (bridge) sebelum pasien menerima donor organ manusia.

Penerima organ tersebut adalah Tim Andrews (66 tahun), seorang pria asal New Hampshire yang mengidap penyakit ginjal stadium akhir akibat diabetes tipe 2. Diberitakan The Guardian, Andrews sebelumnya hanya memiliki peluang 9 persen untuk mendapatkan donor ginjal manusia dalam waktu 5 tahun, dengan risiko kematian di atas 40 persen.

Melalui teknik rekayasa genetik, tim medis mengubah struktur sistem imun ginjal babi miniatur spesies Yucatan agar tidak ditolak oleh tubuh Andrews.

"Saya merasa hidup kembali setelah sekian lama layu. Ini benar-benar sebuah keajaiban," ujar Tim Andrews yang kini sudah bisa kembali beraktivitas normal seperti memasak, menyedot debu, hingga berjalan-jalan bersama anjing kesayangannya.

Selama sembilan bulan memakai ginjal babi tersebut, Andrews terbebas sepenuhnya dari prosedur cuci darah (dialisis).

Fungsi Organ dan Transisi Jalur Donor Manusia

Setelah bekerja optimal selama enam bulan, pembuluh darah pada ginjal babi tersebut mulai mengalami kerusakan secara bertahap hingga fungsinya menurun di bulan kesembilan. Organ tersebut akhirnya diangkat secara medis.

Usai kembali menjalani cuci darah beberapa bulan, Andrews akhirnya mendapatkan donor ginjal manusia dari donor yang telah meninggal dunia.

Para peneliti mengonfirmasi beberapa poin penting terkait uji klinis ini. Kehadiran ginjal babi tidak memicu pembentukan antibodi negatif yang menghambat cangkok ginjal manusia berikutnya.

Selain itu tidak terdeteksi adanya penularan virus atau patogen babi (porcine viruses) di tubuh pasien selama pengamatan. Meski telah mendapat donor ginjal babi, Ginjal manusia yang baru dicangkokkan ke tubuh Andrews berfungsi sangat baik selama enam bulan masa pemantauan pasca-operasi.

Meskipun hasil penelitian ini menunjukkan potensi besar, tim dokter mengingatkan bahwa kasus ini masih merupakan uji coba terbatas pada satu pasien. Diperlukan uji klinis lanjutan pada skala yang lebih luas sebelum metode ini diterapkan secara massal.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Rekor Terlama, Pria AS Hidup 271 Hari dengan Ginjal Babi sebelum Terima Donor Manusia"