![]() |
| photo: istimewa |
Biji-bijian atau butiran kecil berwarna emas atau perak yang menempel di daun telinga belakangan ini makin sering terlihat menghiasi telinga para idola K-Pop.
Tren ear seeds atau stiker akupunktur telinga ini mendadak viral di media sosial setelah beberapa figur publik terlihat menggunakannya dalam kegiatan keseharian mereka.
Selain tampilannya yang estetik menyerupai perhiasan piercing, terapi ini banyak digandrungi karena dipercaya ampuh mengatasi kelelahan, meredakan stres, hingga membantu menjaga bentuk tubuh agar tetap proporsional.
Namun, di balik kepopulerannya sebagai tren kecantikan dan gaya hidup ala Korea, bagaimana kacamata medis melihat hubungan antara penempelan biji kecil di telinga ini dengan proses penurunan berat badan?
Mengirim Sinyal "Kenyang" Langsung ke Otak
Telinga memiliki jaringan saraf rumit yang terhubung langsung dengan berbagai organ dan sistem di dalam tubuh.
Dalam cabang ilmu akupunktur medik, stimulasi pada titik-titik saraf di area telinga memang memiliki peran spesifik untuk mengendalikan respons nafsu makan.
Dokter Spesialis Akupunktur, dr Srikandi Indira Putri, SpAk memaparkan, terdapat mekanisme stimulasi titik telinga yang bekerja pada sistem saraf manusia dalam pemakaian ear seeds.
"Selain titik-titik organ pencernaan, ada juga titik akupunktur telinga yang bisa untuk menahan nafsu makan, nah rangsang pada titik akupunktur telinga tersebut dapat mengirimkan sinyal ke otak kemudian ke pusat lapar kenyang, sehingga bisa membantu proses untuk menurunkan berat badan," ucap dr Srikandi kepada detikcom, Kamis (10/9/2026).
Solusi Buat yang Sering Lapar Mata
Bagi seseorang yang mengalami obesitas, tantangan terbesar dalam menurunkan berat badan adalah mengendalikan dorongan untuk terus mengunyah.
Dalam penanganan medis, ear seeds dipasang sebagai terapi pendamping yang terus bekerja memberikan stimulasi bahkan setelah pasien selesai menjalani tindakan akupunktur utama di klinik.
Ia menjelaskan, penempelan ear seeds di telinga ini dirancang untuk bertahan hingga beberapa hari di rumah.
"Pada pasien-pasien dengan obesitas dan memiliki kesulitan untuk menahan nafsu makan, selain terapi akupunktur medik (pada tubuh) bisa ditambahkan titik akupunktur telinga untuk menahan nafsu makan dengan pemasangan ear seeds maupun press needle," katanya.
Ia juga mengatakan, pemakaian ear seeds bisa bertahan 3 hingga 5 hari.
Efek Cepat Kenyang
Sensasi yang dialami pasien saat ear seeds terpasang di telinganya merupakan dampak langsung dari manipulasi sinyal saraf. Pemicuan titik refleks tersebut secara konstan mengubah cara otak merespons rasa lapar.
"Efek yang dirasakan akan terasa penuh atau kenyang karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, titik tersebut langsung ke pusat lapar kenyang di otak sehingga pasien lebih bisa menahan nafsu makan," pungkasnya.
Namun, perlu dicatat bahwa meskipun terapi ear seeds terbukti secara medis dapat menjadi sarana pembantu (booster) yang efektif untuk melatih kontrol diri dan menyukseskan program diet harian, pengguna tetap perlu berkonsultasi dengan ahli untuk mendapatkan hasil manajemen berat badan yang lebih maksimal.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul ""
