![]() |
| Foto: Getty Images/Khanchit Khirisutchalual |
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) buka suara terkait ramainya dugaan 'black campaign' yang dilakukan selebgram Fahira Almira. Fahira sebelumnya menjadi sorotan setelah mengunggah pengalaman medis yang membandingkan layanan dan diagnosis dokter di Indonesia dengan rumah sakit di Penang, Malaysia.
Ketua Bidang Humas PB IDI, Dr dr Cashtry Meher, M.Kes, M.Ked(KK), SpDVE, FINSDV, MH.Kes, mengatakan setiap pasien memiliki hak untuk menyampaikan pengalaman dan kritik terhadap pelayanan kesehatan. Namun, pengalaman individual dinilai tidak seharusnya langsung digeneralisasi untuk menyudutkan seluruh dokter di Indonesia.






