![]() |
| Ilustrasi radang usus buntu (Foto: Getty Images/sirawit99) |
Selebgram Fahira Almira belakangan menjadi sorotan usai membandingkan layanan dan diagnosis dugaan penyakit usus buntunya dari dokter di Indonesia dengan tenaga medis di Penang, Malaysia.
Terlepas dari dugaan adanya black campaign dan endorsement dari rumah sakit di Penang, sebenarnya apa itu usus buntu dan gejala-gejala apa yang bisa muncul?
Sebagai informasi, radang usus buntu atau dalam bahasa medisnya disebut apendisitis (Appendicitis) adalah peradangan pada apendiks vermiformis (umbai cacing atau usus buntu).
Menurut dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterohepatologi, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH FINASIM dari Mayapada Hospital diagnosis radang usus buntu bisa berdasarkan kriteria skor klinis World Society of Emergency Surgery (WSES), skor Appendicitis Inflammatory Response (AIR), maupun Adult Appendicitis Score (AAS).
"Secara umum ada gejala klinis berdasarkan anamnesis adanya nyeri perut bermula dari ulu hati lalu berpindah ke kanan bawah (mc Burney) dalam waktu 24 jam. Kadang disertai mual kembung," kata dr Aru saat dihubungi detikcom, Rabu (12/8/2026).
Saat pasien mulai merasakan gejala ini, dr Aru mengatakan akan ada pemeriksaan fisik maupun laboratorium untuk memastikan apakah itu usus buntu atau bukan.
"Dari pemeriksaan fisik ditemukan nyeri lokal kuadran kanan bawah perut disertai nyeri dan lepas serta adanya defans muskular," katanya.
"Dari pemeriksaan penunjang laboratorium terjadi peningkatan sel darah putih dan netrofil," sambungnya.
Menurut dr Aru, dokter bisa saja melakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan USG atau radiologi pencitraan seperti CT-Scan kontras.
"Biasanya didapatkan gambaran usus buntu mengalami penebalan diameter melebihi 6 mm dan dinding usus buntu menebal lebih dari 3 mm," katanya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Radang Usus Buntu Viral gara-gara Selebgram Berobat ke Penang, Dokter Beberkan Gejalanya"
