![]() |
| Penyebab dan gejala radang usus buntu. Foto: Getty Images/sirawit99 |
Kasus appendicitis (apendisitis) atau radang usus buntu kembali ramai setelah selebgram Fahira Almira membagikan pengalamannya menjalani pemeriksaan terkait kondisi tersebut dengan layanan dan diagnosis yang disebutnya berbeda antara di rumah sakit Indonesia dan Penang, Malaysia. Tudingan tersebut belakangan memantik kontroversi lantaran dianggap sebagai 'black campaign' dan dituding balik sebagai 'pesanan sponsor'.
Appendicitis sendiri merupakan penyakit yang dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi paling sering ditemukan pada usia 10 hingga 30 tahun.
Lantas, apa yang menyebabkan appendicitis dan adakah cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risikonya?
Jangan Abaikan Gejala Ini
Jika muncul sakit atau nyeri perut yang terus-menerus, terutama di bagian kanan bawah, jangan diabaikan.
Nyeri appendicitis dapat awalnya terasa di sekitar pusar kemudian berpindah ke perut kanan bawah. Rasa sakit biasanya semakin berat dalam beberapa jam dan dapat memburuk saat bergerak, batuk, bersin, atau menarik napas dalam.
Gejala lain yang dapat menyertai antara lain:
- mual
- muntah
- kehilangan nafsu makan
- demam
- perut kembung
- sembelit atau diare.
Appendicitis terjadi ketika apendiks mengalami peradangan, yang umumnya berkaitan dengan penyumbatan saluran apendiks. Sumbatan membuat bakteri berkembang di dalam apendiks sehingga terjadi pembengkakan dan peradangan. Jika tidak ditangani, apendiks dapat pecah dan menyebabkan infeksi serius di dalam rongga perut.
Penyebab Penyumbatan Apendiks
Penyumbatan saluran apendiks dapat terjadi karena beberapa kondisi. Penyebabnya antara lain:
1. Tinja Mengeras
Tinja yang mengeras atau fecalith menjadi salah satu penyebab penyumbatan yang paling umum. Gumpalan tinja tersebut dapat masuk dan menutup saluran apendiks sehingga memicu peradangan.
2. Jaringan Getah Bening Bengkak
Jaringan limfoid atau jaringan getah bening yang terdapat pada dinding apendiks dapat membengkak ketika terjadi infeksi, termasuk infeksi akibat virus atau bakteri. Pembengkakan ini dapat mempersempit hingga menutup saluran apendiks. Kondisi tersebut lebih sering menjadi mekanisme pada usia anak dan remaja.
3. Parasit usus
Parasit yang berada di saluran pencernaan juga dapat menyumbat apendiks. Kondisi ini relatif jarang, tetapi tetap termasuk salah satu kemungkinan penyebab appendicitis.
4. Benda asing
Benda asing yang masuk ke saluran pencernaan, termasuk material makanan seperti biji atau benda kecil lainnya, dalam kondisi tertentu dapat menyumbat saluran apendiks. Penyebab ini tergolong jarang.
5. Tumor
Tumor pada apendiks atau jaringan di sekitarnya juga dapat menyebabkan penyumbatan. Penyebab ini sangat jarang dibandingkan penyebab lainnya.
Pada akhirnya, tidak semua kasus appendicitis memiliki penyebab yang dapat diketahui secara pasti. Karena itu, appendicitis juga tidak tepat jika hanya dikaitkan dengan makanan tertentu seperti makanan pedas atau biji cabai.
Cara Mencegah Appendicitis
Tidak ada cara yang dapat menjamin appendicitis sepenuhnya bisa dicegah. Penyebabnya beragam dan pada sebagian kasus mekanisme yang memicu peradangan tidak dapat ditentukan.
Salah satu hal yang banyak diteliti adalah hubungan antara pola makan, terutama asupan serat, dengan risiko appendicitis.
Studi ilmiah yang diterbitkan dalam World Journal of Surgery pada tahun 2025 menunjukkan adanya kecenderungan bahwa asupan serat yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko appendicitis yang lebih rendah. Pola makan rendah serat, tinggi protein, dan tinggi makanan kaya gula tanpa diimbangi dengan asupan serat juga ditemukan berkaitan dengan risiko appendicitis yang lebih tinggi.
Menjaga asupan serat merupakan bagian penting dari pola makan sehat. Sayuran, buah, kacang-kacangan, serta biji-bijian dapat menjadi sumber serat dalam makanan sehari-hari. Asupan cairan yang cukup juga perlu diperhatikan untuk membantu menjaga fungsi saluran pencernaan.
Yang tidak kalah penting adalah segera memeriksakan diri ketika muncul gejala yang mengarah pada appendicitis. Tidak ada makanan tertentu yang dapat menjamin seseorang terhindar dari radang usus buntu.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Penyebab dan Cara Mencegah Appendicitis, Penyakitnya Selebgram yang Berobat ke Penang"
