Hagia Sophia

27 June 2026

Cara Messi Jaga Kesehatan Agar Tetap Bugar di Usia 38

Lionel Messi (Foto: REUTERS/Issei Kato)

Lionel Messi resmi dinobatkan sebagai penyandang status top skor Piala Dunia sepanjang masa dengan koleksi 18 gol melewati capaian Miroslav Klose. Tentunya, La Pulga masih berpeluang menambah jumlah gol ini.

Sejarah ini dicatat Messi saat Argentina melawan Austria di Dallas Stadium, Texas, dalam laga kedua Grup J Piala Dunia 2026, Selasa (23/6) dini hari WIB. Penyerang berusia 38 tahun, dan akan mencapai 39 tahun itu memborong dua gol kemenangan untuk Albiceleste.

Lima Pilar Diet La Pulga

Untuk mempertahankan kondisi sang mega bintang tetap di level elit, tim nutrisi dari Messi merancang diet khusus. Dikutip dari The Standard, tujuannya adalah menghilangkan gula olahan dan karbohidrat sederhana.

Asupan harian Messi dibatasi secara ketat pada lima kategori makanan organik:
  • Hidrasi premium: Sejumlah besar air murni untuk menjaga hidrasi sel.
  • Minyak zaitun extra virgin: Digunakan sebagai minyak masak utamanya, kaya akan asam oleat yang baik untuk kesehatan jantung dan membantu mengelola kolesterol.
  • Biji-bijian utuh: Karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah yang menstabilkan gula darah, mengontrol lemak tubuh, dan memberikan pelepasan energi yang berkelanjutan.
  • Buah-buahan segar: Kaya akan vitamin esensial dan antioksidan alami.
  • Sayuran segar: Menyediakan serat makanan, mineral, dan asam lemak Omega-3 esensial.
Tanpa Makanan Cepat Saji

Ketahanan karier Messi yang luar biasa juga merupakan hasil dari apa yang ia hindari. Pada tahun 2014, mantan manajernya, Pep Guardiola, memperingatkannya bahwa memperpanjang kariernya di level tertinggi akan membutuhkan larangan permanen terhadap minuman ringan berkarbonasi dan pizza.

Menunjukkan kedisiplinan diri yang luar biasa, Messi telah sepenuhnya menjauhi kedua makanan tersebut selama dua belas tahun berturut-turut.

Menjaga Massa Otot

Sama seperti kebanyakan pesepakbola di level elit, Messi juga menjaga massa ototnya dengan bantuan teknologi.

Di pusat kebugaran, Messi menggunakan berbagai alat latihan fungsional khusus untuk mengaktifkan otot-otot penstabil jaringan dalam yang sering diabaikan dalam latihan standar.

Selain itu, latihan inti seperti sit-up tetap menjadi dasar rutinitas hariannya.

Dengan memperkuat punggung, perut, dan bokongnya, Messi mempertahankan stabilitas inti tubuh (otot core) yang luar biasa. Messi juga memanfaatkan tubuh pendekknya untuk akselerasi eksplosif yang memungkinkannya untuk terus-menerus mengungguli para pemain bertahan yang lebih muda.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Jadi Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa, Ini Cara Messi Tetap Bugar di Usia 38"