Hagia Sophia

27 June 2026

Menkes Usul Agar Pasien TBC Mendapatkan MBG dari BGN

Menkes usul ke BGN, pasien TBC jadi kelompok dapat Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin melontarkan usulan baru terkait sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tak cuma menyasar anak sekolah, ibu hamil, hingga balita, Menkes ingin agar para pasien Tuberkulosis (TBC) di Indonesia ikut dimasukkan ke dalam daftar kelompok prioritas yang mendapat jatah makanan bernutrisi ini.

Bukan tanpa alasan, usulan ini didasari oleh fakta ngeri di mana Indonesia sampai saat ini masih mencatat sekitar satu juta kasus TBC tiap tahunnya. Angka kematiannya pun tidak main-main, yakni menyentuh 160 ribu jiwa per tahun.

"Orang-orang yang sakit tuberkulosis 1 juta loh di Indonesia setiap tahun. Meninggal 160 ribu, jadi kita ngomong 5 menit meninggal dua orang," ungkap Menkes saat ditemui usai peluncuran Komisi The Lancet Regional Health-Western Pacific di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026).

Menurut Menkes, 'bom waktu' kasus TBC ini tidak akan selesai jika hanya mengandalkan obat-obatan semata. Tubuh pasien TBC yang sedang berjuang melawan bakteri membutuhkan pasokan gizi yang mumpuni agar peluang kesembuhannya bisa meroket.

"Kalau kita obati dan gizinya disuplai, ditambah. Kemungkinan sembuhnya lebih besar," jelasnya.

Gagasan ini rupanya sudah disampaikan langsung oleh Menkes kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang.

Pihak BGN disebut memberikan respons yang positif terhadap usulan perluasan sasaran tersebut.

Meski begitu, jika rencana ini benar-benar dieksekusi, konsekuensinya pemerintah harus merombak sedikit payung hukum yang sudah berjalan saat ini.

"Beliau menyukainya. Nanti mungkin akan ubah Perpres (Peraturan Presiden) sedikit, karena sekarang kan diberikan ke anak-anak sekolah, dan bukan berarti saya menolak yang untuk di sekolah ya," tutur Menkes.

Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita Tetap Jadi Prioritas

Di samping memperjuangkan nasib pasien TBC, Menkes juga kembali mewanti-wanti agar perhatian penuh tetap diberikan kepada tiga kelompok krusial dalam 'fase emas' kehidupan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Ia menjelaskan, pemenuhan gizi untuk ibu hamil sangat penting demi menekan risiko komplikasi pada ibu maupun janin. Sementara untuk ibu menyusui, asupan nutrisi yang mumpuni menjadi modal utama agar produksi ASI bisa berjalan optimal hingga anak berusia dua tahun.

"Balita berada pada masa emas pertumbuhan yang menentukan perkembangan fisik dan kognitif anak hingga masa depan," beber Menkes.

Saat ini, pemerintah bersama BGN dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus membahas penguatan sasaran program MBG. Nantinya, evaluasi dari program ini bakal dipantau ketat lewat data pemeriksaan kesehatan dan status gizi masyarakat agar kebijakannya benar-benar berbasis bukti ilmiah atau evidence-based policy.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Menkes Usul ke BGN, Pasien TBC Jadi Kelompok Dapat Makan Bergizi Gratis"