![]() |
| Ismael Kone setelah mendapatkan perawatan pertama di lapangan (Foto: REUTERS/Agustin Marcarian) |
Gelandang Timnas Kanada Ismael Kone sudah selesai menjalani operasi tungkai bawah setelah insiden patah kaki saat Kanada melawan Qatar di Piala Dunia 2026.
Pada Sabtu (20/6) dini hari WIB, Asosiasi Sepakbola Kanada (CSA) mengumumkan bahwa operasi Kone berjalan sukses. "Tadi malam (Kamis waktu lokal, red.), operasi Ismael Kone untuk memperbaiki patah tulang tungkai bawahnya berjalan sukses," tulis CSA.
Insiden Fatal yang Bikin Merinding
Cedera patah tulang tibia dan fibula dari Kone ini membuat banyak penonton merasa ngeri dibuatnya. Beberapa bahkan mengaku tak kuasa melihat proses terjadinya pelanggaran tersebut.
"Ngilu pas lihat tadi , pelanggaran keras banget, gak layak sih masuk pildun Qatar," tulis akun @sida** di Threads, dikutip Minggu (21/6/2026).
"Ngeri banget liat kakinya Kone," tulis akun lain.
Menariknya, ekspresi Kone saat mengetahui ada yang berbeda dari kakinya hanya kaget. Ia terlihat tidak meringis kesakitan, dan dalam posisi ini ada peran dari adrenalin.
"Biasanya awal patah, masih ada adrenaline yang meningkat, sehingga bisa menekan sinyal nyeri atau jika patahannya menyebabkan cidera saraf, juga bisa menekan rasa nyerinya," kata dokter spesialis ortopedi, dr Langga Sintong, SpOT(K) Foot and Ankle, Minggu (21/6/2026).
Saking ngerinya, bahkan pihak BBC iPlayer sampai harus menghapus suara dari patahnya kaki Kone pada rekaman tayangan ulang. Saat tekel terjadi, suara patah kaki Kone terdengar jelas setelah terekam oleh mikrofon di Stadion BC Place di Vancouver.
"Iya tulang tibia termasuk tulang yang panjang dan besar serta padat, sehingga patah bisa menimbulkan suara (cukup keras)," kata dr Langga.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Ekspresi Datar Gelandang Kanada Ismael Kone Saat Patah Kaki, Efek Adrenalin?"
