![]() |
| Foto: Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah) |
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap penyebab sementara insiden keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Diduga kuat, ada kelalaian fatal dalam proses penyimpanan bahan baku ikan sebelum dimasak.
Berdasarkan hasil investigasi awal, ratusan ekor ikan tidak dimasukkan ke dalam lemari pembeku (freezer). Bahan tersebut malah dibiarkan berada di suhu ruangan selama belasan jam.
"Kami coba cek investigasi sementara. Jadi, itu kelalaian ada pada pengolahan. Bahan baku ikan itu sebagian besar dimasukkan ke freezer, tapi ada sekitar 200 sampai 300 ekor yang tidak masuk freezer," ujar Sudaryono saat menjenguk korban di Rumah Sakit Haji Medan, Minggu (16/8/2026).
"Itu kemudian ditaruh di suhu ruangan dalam kurun waktu 12 sampai lebih dari 12 jam," sambungnya.
Sudaryono menegaskan bahaya mengabaikan rantai dingin (cold chain) pada bahan pangan mentah seperti ikan, yang rentan mengalami pembusukan dan memicu kontaminasi bakteri jika dibiarkan di suhu ruang. Ia menyebut kejadian ini sebagai bentuk kelalaian serius yang tidak bisa ditoleransi.
"Tidak boleh ada kelalaian, tidak boleh! Zero tolerance, enggak boleh lalai. Dan saya minta kepala dapur atau siapa pun yang merasa enggak sanggup kerja, keluar saja daripada kemudian membahayakan nasib nyawa seseorang," tegasnya.
Menyikapi kejadian tersebut, BGN memperketat standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan di seluruh fasilitas dapur MBG. Sebanyak 27.000 kepala dapur di berbagai wilayah Indonesia diinstruksikan untuk ekstra hati-hati dan mengawasi ketat setiap tahapan pengolahan makanan dari hulu ke hilir.
Kondisi Korban Membaik
Terkait kondisi siswa yang menjadi korban dan sempat mendapat perawatan intensif di ruang PICU RS Haji Medan, Sudaryono menyampaikan perkembangannya kini mulai membaik setelah tiga hari penanganan medis.
Ia berharap pasien dapat segera pulih sepenuhnya sehingga bisa dipindahkan ke ruang perawatan biasa.
"Kondisinya di sini sudah dua hari, ini hari yang ketiga. Menurut laporan sudah membaik dibandingkan pertama kali masuk. Tapi memang masih di ICU. Saya berharap sesegera mungkin bisa betul-betul membaik dalam satu sampai dua hari ini," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Investigasi Keracunan MBG di Karo, BGN: Ikan Tak Masuk Freezer 12 Jam"
