![]() |
| Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20 |
Tren makanan berwarna ungu lagi viral di dunia kuliner, contohnya ube dan ubi ungu. Meski terlihat mirip, keduanya merupakan jenis umbi-umbian dari tanaman yang berbeda.
Spesialis Gizi Klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa meski keduanya sama-sama menjadi sumber karbohidrat dan berwarna pekat, asal-usulnya tidak sama.
"Ube sama ubi ungu itu beda walau sama-sama umbi sumber karbohidrat. Walaupun sama-sama warna ungu tapi berasal dari jenis tanaman yang berbeda. Ube populer kuliner di Filipina asalnya dari jenis yam, kalau ubi ungu di Indonesia termasuk jenis sweet potato. Jadi, warnanya mirip, tapi jenis umbinya beda," terang dr Yaze saat diwawancarai detikcom, Senin (17/8/2026).
Perbandingan Nutrisi Ube Vs Ubi Ungu
Secara kandungan gizi mikro dan makro, baik ube maupun ubi ungu memiliki profil nutrisi yang relatif seimbang. Keduanya kaya akan serat pangan serta senyawa antioksidan alami yang memberi pigmen warna ungu.
Dalam 100 gram, ube atau purple yam mengandung sekitar 120-140 kkal sementara ubi ungu atau purple sweet potato mengandung 85-87 kkal. Kandungan karbohidrat dan seratnya juga tidak jauh berbeda.
Ube memiliki kandungan karbohidrat sebesar 27 gram dengan pasokan serat alami mencapai 4,0 gram. Di sisi lain, ubi ungu membawa sekitar 20 gram karbohidrat dan 3,0 hingga 3,3 gram serat untuk setiap porsi yang sama. Angka ini menunjukkan bahwa kedua umbi ini sama-sama menjadi sumber energi dan ramah bagi pencernaan berkat kandungan seratnya yang tinggi.
Mengenai respons gula darah atau Indeks Glikemik (IG), masyarakat sering beranggapan salah satu umbi lebih unggul dari yang lain. Namun, dr Yaze menegaskan bahwa nilai IG tidak bisa ditentukan hanya dari jenis umbinya saja, melainkan sangat bergantung pada cara pengolahan dan penyajian.
"Direbus atau dikukus bisa jadi pilihan dibandingkan diolah dengan banyak minyak atau gula. Tapi bukan berarti dipanggang atau dimasak dengan cara lain otomatis menjadi tidak sehat. Yang penting juga apa yang ditambahkan setelah atau selama proses masak," tutup dr Yaze.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Serupa Tapi Tak Sama, Kenali Beda Ube dan Ubi Ungu"
