![]() |
| Ilustrasi (Foto: Getty Images/AntonioGuillem) |
Kebiasaan menunduk saat bermain ponsel atau scroll media sosial sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari banyak orang. Posisi ini sering dipertahankan dalam waktu lama, baik saat duduk, berdiri, hingga rebahan.
Tanpa disadari, kebiasaan menunduk bermain gadget ini dapat meningkatkan risiko cedera di leher, salah satunya adalah saraf kejepit.
Spesialis bedah saraf dr M. Aulia Rahman Sp.BS-FTB, FINSS dari RS Abdi Waluyo mengatakan kondisi ini memang bisa terjadi ketika seseorang melakukan tindakan repetitif dalam jangka waktu lama.
"Di leher kita punya ruas 5 dan 6, kenapa? Karena kita sering main HP itu kebiasaan terus menunduk. Akhirnya jadi masalah di sininya (leher belakang)," kata dr Aulia saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (1/8/2026).
Kebiasaan menunduk ini membuat otot leher menjadi tegang dan bantalan antar-ruas tulang belakang (diskus) mendapat tekanan lebih besar.
"Ataupun dengan monitor laptop, itu mata kita harus sejajar. Jangan sampai monitornya lebih rendah," katanya.
"Jadi saraf kejepit itu bukan masalah satu dua hari lalu saya ngapain, tapi mengenai kebiasaan yang kita lakukan dalam jangka panjang," katanya.
Untuk menghindarinya, dr Aulia menyarankan kepada mereka yang pekerjaannya berurusan dengan menunduk adalah dengan mengurangi aktivitas ini.
"Harus ada penyesuaian dari (posisi) layar monitor. Layar monitor harus tinggi, kalau laptop kita kasih standing supaya pandangan matanya baik," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Awas, Keseringan Main HP Bisa Kena Saraf Kejepit! Ini Saran Dokter"
