Hagia Sophia

19 April 2023

Salah Satu Hal yang Harus Diwaspadai Pemudik, Microsleep Saat Berkendara

Ilustrasi mengantuk saat mengemudi. (Foto: Thinkstock)

Tahun ini, jumlah pemudik diperkirakan akan melonjak tajam lantaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi dicabut. Masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati, khususnya mereka yang menggunakan kendaraan pribadi di jalur darat.

Salah satu yang harus diwaspadai oleh pemudik yaitu microsleep. Microsleep adalah sebuah episode tidur yang pendek dan hanya berdurasi dalam hitungan detik.

Microsleep cukup berbahaya karena dapat mengancam nyawa para pengemudi. Pakar kesehatan tidur RS Mitra Kemayoran dr Andreas Prasadja menyebut microsleep merupakan penyebab utama kecelakaan lalu lintas saat mudik.

"Dari tahun ke tahun operasi ketupat, angka kecelakaan tertinggi itu penyebabnya adalah ngantuk," kata dr Andreas dihubungi detikcom, Selasa (18/4/2023).

dr Andreas menyebut, mengemudi dalam keadaan mengantuk lebih berbahaya dibandingkan mengemudi dalam keadaan mabuk. Sebab, hal tersebut seringkali diremehkan karena pengemudi ingin cepat sampai ke tujuan.

"Orang 'yaudahlah dikit lagi' ada rest area, 'ah dikit lagi' 'ah pengen cepat-cepat nyampe' gitu. Jangan diremehkan ya, sangat berbahaya," pungkas dr Andreas.

"Sekali lagi kalau udah yang namanya microsleep yaudah terlambat. Itu kecelakaan terjadi. Sudah fatal," lanjutnya.

Ciri-ciri Microsleep

dr Andreas menyebut ciri-ciri microsleep yang harus diwaspadai oleh para pemudik, di antaranya:
  • Mulai menguap secara terus menerus
  • Mata berair
  • Bagi pengendara mobil, mulai menyandarkan kepala di head rest
  • Mulai kehilangan kendali.
Menurut dr Andreas, orang yang mengalami gejala microsleep ketika mengemudi terlihat seperti orang yang sadar. Namun, sebagian otaknya sebenarnya tertidur sehingga seperti mengemudi menggunakan mode autopilot.

"Kemudian makin parah lagi itu kalau sudah melanggar marka, goyang, kelewatan rambu-rambu gitu kan, nah kemudian kelihatannya masih melek, masih nyetir, normal aja. Tetapi tiba-tiba dia kaget 'kok udah sampai sini ya?' sepuluh menit ke belakang tuh lupa," ujar dr Andreas.

Maka dari itu, orang yang mengalami microsleep rentan mengalami kecelakaan lalu lintas. Sebab, mereka kehilangan kemampuan untuk menghindar meskipun mata mereka terjaga.

"Kalau ada sesuatu yang mendadak tentu tidak punya kemampuan untuk menghindar dan sekali lagi ini orangnya masih terlihat terjaga nih," kata dr Andreas.






























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bisa Ancam Pemudik, Begini Ciri-ciri Microsleep saat Berkendara"