Hagia Sophia

14 August 2023

Apa Jadinya Bila Kecanduan Tramadol? Ini Kata BPOM

Ilustrasi obat. (Foto: iStock)

Heboh ratusan warga Desa Mulyajana di Kecamatan Kutawaluya, Karawang, Jawa Barat kecanduan tramadol. Mulai dari anak sekolah dasar hingga kelompok lansia.

Tramadol di Desa Mulayajana diedarkan bandar dengan modus menawarkan secara gratis. Tramadol disebutnya bisa meningkatkan stamina dan semangat kerja.

Pelaku belakangan sudah ditangkap. Kasar Narkoba Polres Karawang AKP Arief Zaenal, kasus peredaran dan penyalahgunaan tramadol ini sudah terungkap Maret lalu, ada dua tersangka yang ditetapkan.

Bagaimana Jadinya Jika Kecanduan Tramadol?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) mengungkap sederet risiko di balik kecanduan tramadol, obat yang sebetulnya dipakai untuk mengatasi nyeri sedang sampai berat. Bila dipakai tidak sesuai anjuran, efek samping yang bisa muncul meliputi mual, muntah, konstipasi, dan rasa mengantuk.

Jika dikonsumsi dalam jumlah dosis lebih banyak, risiko hipotensi, kekauan otot, tidak bisa dihindari. Di sisi lain, kerap terjadi keluhan rasa tidak nyaman di perut, diare, hipertensi okasional, paraestesia, anafilaksis, serta kebingungan.

Tramadol termasuk dalam kriteria obat keras. Mengacu pada Peraturan BPOM Nomor 10 Tahun 2019, obat ini dilarang diberikan tanpa resep dokter.

Dosis penggunaan harian yang dianjurkan berkisar 50-100 mg segtiap 4 hingga 6 jam atau makimal 400 mg per hari.

Efek Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, pemakaian tramadol tanpa resep dokter bisa berujung melemahnya kondisi tubuh dan menurunnya kemampuan fungsi kognitif.

"Tubuh pengguna merasa membutuhkan tramadol agar dapat berfunsgi dengan baik. Jika pengguna berhenti menggunakan tramadol, mereka dapat sakit secara fisik karena timbul sindrom putus obat, sehingga hal ini harus ditangani dengan tepat oleh dokter," beber BPOM dalam keterangan tertulis, dikutip dari CNNIndonesia.

BPOM RI memastikan tramadol tidak direkomendasikan untuk anak-anak, khususnya kurang dari 12 tahun.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Dialami Ratusan Warga Karawang, BPOM Ungkap Efek Kecanduan Tramadol"