Hagia Sophia

16 December 2023

Agar Produk Skincare Lokal Terlindungi, Mendag Perketat Jalur Masuk

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Foto: DetikHealth/Averus Al Kautsar)

Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa industri kecantikan di Tanah Air begitu besar. Penting menurutnya menjaga pasar skincare lokal dari gempuran produk kecantikan impor. Hal ini juga bertujuan untuk melindungi konsumen produk kecantikan di Indonesia.

"Kontribusi brand lokal pada pemasukan negara itu kisaran nilainya hampir satu miliar dollar artinya Rp 16 triliun. Kan besar sekali. Kami dari Kemendag selalu mendukung pelaku usaha di bidang ini seperti beauty, fashion, skin care," ucap Zulhas dalam acara pembukaan Jakarta X Beauty di Jakarta Convention Center, Kamis (14/12/2023).

Zulhas lebih lanjut menuturkan bahwa saat ini Kemendag telah membuat aturan soal impor produk khususnya untuk produk kecantikan. Ia mengatakan bahwa banyak produk kecantikan impor sebelumnya bisa dengan mudah dijual di Indonesia.

Dengan memperketat aturan impor produk kecantikan, ia berharap industri produk skincare lokal dapat terlindungi.

"Di seluruh dunia di manapun kalau impor itu harus diatur. Kemarin kita impornya gampang banget sampai ke rumah-rumah. Jadi kita harus menata ya, jadi banyak syarat-syarat yang harus dipenuhi," jelas Zulhas.

"Penjualan melalui e-commerce atau apapun sekarang kita atur jadi nggak bisa langsung lagi," sambungnya.

Zulhas juga mengatakan bahwa semua produk kosmetik impor harus memiliki izin edar BPOM RI. Selain menjaga pasar produk kecantikan, ia berharap langkah ini dapat melindungi konsumen di Indonesia dari skincare impor abal-abal.

"Selain itu produk kecantikan dari luar juga harus memiliki izin edarnya dari BPOM RI. Itu juga harus ada jaminan kalau orang yang beli misalnya ada masalah komplainnya bagaimana dan sebagainya," pungkasnya.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Waspadai Kosmetik Abal-abal, Mendag Perketat Jalur Masuk Skincare Impor"