Hagia Sophia

24 December 2023

Serangan Jantung Sering Terjadi Saat Tidur atau Jelang Fajar, Ini Penjelasan Ahli

Serangan jantung kerap terjadi saat tidur, kenapa ya? (Foto: Getty Images/iStockphoto/ATHVisions)

Dalam beberapa kasus, serangan jantung kerap terjadi saat tidur di malam hari dan juga menjelang fajar. Bukan kebetulan semata, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebabnya.

Menurut dr Dian Zamroni, SpJP(K), konsultan perawatan intensif dan kegawatan kardiovaskular dari Alia Hospital Depok, serangan jantung saat tidur salah satunya bisa terjadi karena pada saat tersebut seseorang tidak merasakan sensasi nyeri dada yang mengindikasikan serangan jantung. Akibatnya, kondisi tersebut tidak tertangani sehingga berdampak sangat fatal.

Pada orang yang sering tidur ngorok, juga dikenal adanya kondisi obstructive sleep apnea (OSA) yang membuat napas terhenti saat tidur. Hambatan pada pernapasan saat tidur membuat pasokan oksigen ke jantung berkurang, sehingga terjadi kerusakan otot jantung.

"Otot jantung itu ada dua jenis. Yang pertama sel yang bersifat listrik, dan sel yang bersifat pompa. Kalau yang rusak sel listrik, maka yang terjadi adalah listriknya konslet, dan itu meninggalnya lebih cepat," jelas dr Dian saat berbincang dengan detikcom baru-baru ini.

Kemungkinan lain lagi adalah dampak aktivitas sistem humoral yang mengikuti ritme sirkardian di dalam tubuh. Risiko ini dihadapi orang-orang dengan kondisi tertentu seperti diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, dan merokok.

"Pada saat tengah malam, di atas jam 12 malam, sistem humoral atau enzym di dalam tubuh kita, yakni renin, angiotensin, dan aldosteron akan meningkat dan bisa memicu penyempitan pembuluh darah," papar dr Dian.

Penyempitan pembuluh darah yang terjadi akibat aktivitas enzym di dalam tubuh berdampak pada kenaikan tekanan darah. Ketika tekanan darah meningkat, maka risiko terjadinya serangan jantung juga meningkat.

"Karena itu bisa kita temui kejadian orang tidur kemudian pada pagi atau subuh ternyata dia sudah meninggal. Atau dia bangun, selamat tetapi stroke," lanjut dr Dian.

"Kejadian stroke, serangan jantung, itu paling sering terjadi pada menjelang pagi atau fajar karena adanya aktivitas humoral," tambahnya.

Meski demikian, kematian saat tidur tidak selalu terjadi karena serangan jantung. Karena itu, kemungkinan-kemungkinan lain juga selalu diperiksa seperti kemungkinan tindak pembunuhan atau kemungkinan aksi bunuh diri.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kenapa Serangan Jantung Terjadi Saat Tidur-Jelang Fajar? Dokter Ungkap Penyebabnya"