![]() |
| Saraf kejepit. Foto: Getty Images/Nuttawan Jayawan |
Keluhan nyeri pinggang sering dianggap sebagai pegal biasa akibat terlalu lama duduk, mengangkat barang berat, atau kelelahan setelah beraktivitas seharian.
Padahal, pada sebagian orang, nyeri tersebut bisa menjadi tanda saraf kejepit pada ruas tulang belakang L4 dan L5, salah satu lokasi yang paling sering mengalami gangguan pada punggung bawah.
Menurut spesialis bedah saraf dr M. Aulia Rahman Sp.BS-FTB, FINSS dari RS Abdi Waluyo mengatakan saraf kejepit sebenarnya berbeda dengan hernia nukleus pulposus (HNP).
"Jadi yang sering misleading adalah HNP, saraf kejepit, nah itu hal yang sebab akibat. Tidak semua HNP itu saraf kejepit, dan tidak semua saraf kejepit itu HNP," kata dr Aulia kepada detikcom, Sabtu (1/8/2026)
dr Aulia menambahkan bahwa saraf kejepit yang spesifik terjadi di titik L4 dan L5 memiliki gejala yang khas.
"Paling sering itu yang terjadi ada sakit menjalar atau kebas pada paha bagian samping luar. Itu adalah tanda yang paling gampang untuk mengetahui bahwa itu di L4 dan L5," kata dr Aulia.
Tanda lain, lanjut dr Aulia adalah muncul rasa nyeri muncul di punggung belakang yang kemudian menjalar.
"Jadi nyeri punggungnya itu akibat masalah di tulang belakang dan bantalannya. Nyeri yang ke paha itu adalah saraf kejepitnya," katanya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Nyeri Pinggang Seperti Ini Bisa Jadi Gejala Saraf Kejepit L4 dan L5"
