Hagia Sophia

27 August 2026

Menkes Masuk Bursa Dirjen WHO, Ini Para 'Pesaingnya'

Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikHealth

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin resmi masuk ke dalam bursa calon Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Nama Budi tercantum sebagai salah satu dari empat kandidat prospektif yang diajukan untuk memperebutkan posisi tertinggi di badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.

Berdasarkan pembaruan di laman resmi WHO yang dikutip pada Senin (24/8/2026), Indonesia resmi mendaftarkan Menkes Budi Gunadi Sadikin untuk bersaing dengan kandidat kuat dari berbagai negara kawasan Eropa hingga Timur Tengah.

Berikut daftar empat kandidat prospektif Dirjen WHO:
  • Dr Hanan Mohammed Al-Kuwari (Diusulkan oleh Qatar)
  • Dr Hanan Balkhy (Diusulkan oleh Arab Saudi)
  • Dr Hans Henri P Kluge (Diusulkan oleh Belgia)
  • Budi Gunadi Sadikin (Diusulkan oleh Indonesia)
Respons Santai Menkes

Meski media internasional menilai dirinya memiliki peluang besar untuk memimpin lembaga kesehatan global tersebut, Budi justru merespons kabar pencalonan ini dengan santai dan diselingi canda. Hal ini disampaikan kepada wartawan pada Senin, 22 Juni 2026.

"Iya?" respons Budi sambil tertawa saat dimintai tanggapan oleh wartawan.

Tak lama berselang, ia kembali berseloroh mengenai kabar pencalonannya. "Saya jadi ikatan wartawan saja," kelakar Budi.

Sebelumnya, media berita pembangunan global Devex melaporkan bahwa Budi merupakan salah satu figur potensial yang dijagokan menjadi Dirjen WHO berikutnya. Dalam wawancara di sela-sela Sidang Kesehatan Dunia (World Health Assembly) ke-79 di Jenewa, Budi mengaku telah mendiskusikan peluang tersebut bersama Presiden RI Prabowo Subianto.

Laporan Devex menyoroti latar belakang Budi sebagai mantan manajer keuangan dan bankir. Keahlian ini dinilai sangat relevan untuk membenahi manajemen keuangan dan reformasi kelembagaan di WHO.

Selain itu, rekam jejaknya dalam memimpin reformasi sistem kesehatan nasional serta digitalisasi layanan kesehatan Indonesia pasca-pandemi COVID-19 menjadi poin plus yang diperhitungkan dunia.

Sejumlah sumber internasional menyebut Budi mengantongi dukungan kuat dari negara-negara kawasan Asia. Karakter kepemimpinannya dinilai potensial menjadi jembatan diplomasi antara negara berkembang dan negara maju.

Jika nantinya resmi melenggang dan terpilih, Budi Gunadi Sadikin bakal mengukir sejarah sebagai warga negara Indonesia pertama yang menduduki kursi kepemimpinan tertinggi di salah satu badan khusus PBB tersebut.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Fix! Menkes BGS Masuk Bursa Dirjen WHO, Ini Nama Para 'Pesaingnya'"