Hagia Sophia

18 September 2026

Saran Menkes Supaya Panjang Umur Seperti Warga Jepang

Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikHealth)

Menteri Kesehatan (Menkes) mengatakan Kemenkes akan terus mendongkrak life expectancy atau angka harapan hidup Warga Negara Indonesia (WNI). Tidak tanggung-tanggung, targetnya adalah meniru rata-rata usia harapan hidup warga Jepang.

"Jepang itu (angka harapan hidup) 84 termasuk yang paling tinggi di dunia dan kalau dilihat dia poinnya orang di atas 100 tahun atau istilahnya centenarian, persentase orang jepang hidup di atas 100 tahun itu paling banyak," kata Menkes saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).

Angka harapan hidup orang Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini sekitar 74 tahun, naik dari yang sebelumnya 72 tahun. Target pada tahun 2029 angka harapan hidup ini adalah 76 tahun.

Menkes melihat adanya peluang untuk Indonesia bisa melangkah mengikuti apa yang dipunya Jepang terkait panjang umur. Namun, untuk meniru itu, dibutuhkan banyak komitmen, termasuk dari masyarakat.

"Mereka tuh (orang Jepang) makannya bagus, tidurnya bagus, dan olahraganya bagus. Dan, sama nggak stres aja. Kalau di kita, meditasi atau doanya yang bagus lah, supaya hidupnya nggak stres," katanya.

"Karena kalau hidupnya udah bagus, tapi stres terus ya cepat meninggalnya. Nah itu yang harus kita tiru. Jadi mereka nggak hanya mengobati pas sakit, tapi mereka menjaga agar hidupnya sehat. Nah, teman-teman mesti tahu tuh jaga hidup sehat harusnya jadi ambisi pribadi," lanjutnya.

Intervensi terkait angka ini, sebelumnya disebutkan Kemenkes salah satunya adalah melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk memperkuat pencegahan penyakit. Fokus utamanya menyasar tiga penyakit pemicu kematian tertinggi di Indonesia, yakni stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ingin Tiru Umur Panjang Jepang? Saran Menkes, Warga +62 Jangan Gampang Stres"