Hagia Sophia

22 September 2026

Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa

Ilustrasi beras. Foto: Getty Images/Ariawan Armoko

Belakangan ini gaduh mengenai beras fortifikasi abal abal. Pemerintah menemukan sejumlah produk yang mengklaim sebagai beras fortifikasi, tetapi kandungan zat gizinya disebut tidak sesuai dengan informasi yang tercantum pada kemasan.

Temuan tersebut membuat istilah beras fortifikasi semakin ramai diperbincangkan. Jenis beras ini sudah memiliki standar khusus yang mengatur kandungan gizi hingga mutunya.

Kenaikan Kasus Influenza A Tidak Hanya Terjadi di Indonesia

Ilustrasi (Foto: Getty Images/sestovic)

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut bahwa influenza tipe A meningkat di beberapa negara. Khususnya mereka yang termasuk ke dalam WHO Western Pacific Region (WPRO).

UKK Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof Dr dr Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K) mengatakan bahwa saat ini Singapura menjadi salah satu negara yang mencatat kenaikan influenza tipe A.

Cuci Muka dengan Air Dingin dan Hangat Bikin Muka Lebih Halus? Ini Penjelasan Ahli

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto)

Anggapan bahwa membilas wajah dengan air dingin dan air hangat dapat mengendalikan pori-pori di kulit, sudah lama diyakini masyarakat.

Tak jarang, banyak orang sengaja mengombinasikan dua suhu air ini saat cuci muka, demi mendapatkan tampilan kulit yang lebih halus dan pori-pori yang ringkas.

Influenza A Banyak Jenisnya, Mana yang Paling Tulari Anak?

Influenza pada anak. Foto: Getty Images/Audy_indy

Influenza A tengah menjadi perhatian seiring peningkatan kasus influenza di sejumlah wilayah. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof Dr dr Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), menjelaskan influenza A merupakan salah satu tipe influenza yang dapat menginfeksi manusia.

Menurutnya, influenza A menjadi tipe yang dominan bersirkulasi pada manusia, termasuk subtipe A(H1N1) dan A(H3N2).

Anak Lebih Rentan Kena Influenza dengan Gejala Berat, Ini Kata Pakar

Ilustrasi anak menggunakan masker saat terkena influenza (Foto: Getty Images/kokouu)

Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof Dr dr Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), mengatakan influenza, baik tipe A maupun B, dapat menyerang siapa saja. Namun, risiko mengalami gejala berat lebih tinggi pada kelompok tertentu, khususnya pada anak-anak.

"Siapa saja yang bisa terkena influenza baik A maupun B itu semuanya, tetapi yang berisiko untuk mengalami berat ada anak, lansia, ibu hamil, serta yang punya komorbid," kata dr Anggraini dalam media briefing, Jumat (18/9/2026).