Hagia Sophia

18 October 2025

Beberapa Wilayah Ini Tercatat Suhu Maksimum Capai 35 hingga 37 Derajat

Ilustrasi panasnya kota Jakarta (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andri Ramdhani mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan BMKG pada 14 Oktober 2025, suhu maksimum di Indonesia tercatat berkisar antara 34 hingga 37 derajat Celsius.

Beberapa wilayah yang mencatat suhu maksimum 35 derajat hingga 37 derajat di antaranya:
  • Kalimantan
  • Papua
  • Jawa
  • Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)

Cuaca Panas Terik Sedang Terjadi di Indonesia, Dokter Ingatkan Efeknya Bisa ke Jantung

Penampakan panasnya cuaca belakangan ini. (Foto: Grandyos Zafna)

Siapa yang merasakan cuaca panas belakangan ini? Dalam beberapa waktu terakhir ada banyak netizen yang mengeluhkan cuaca lebih panas daripada biasanya.

"Ini cuaca apaan njir panas banget," ucap pengguna media sosial X @c***lk***l, dikutip detikcom.

IQ Rendah Seseorang Bisa Terlihat dari Kebiasaan Ini

Foto: Getty Images/Ekaterina Chizhevskaya

IQ atau Intelligence Quotient merupakan ukuran kemampuan seseorang dalam berpikir logis, memecahkan masalah, hingga memahami konsep abstrak. Menurut Psikolog klinis Anastasia Sari Dewi, kecerdasan intelektual mencakup banyak aspek seperti kemampuan numerik, daya tangkap, logika, hingga kemampuan berpikir fleksibel dan abstrak.

"Tapi kalau IQ itu aspeknya ada banyak,ada kemampuan daya abstraksi, secara numerik, secara daya tangkap, secara logika, analisa masalah, kemampuan dia berpikir secara fleksibel dan secara abstrak atau secara utuh, jadi aspeknya itu ada banyak kalau di inteligensi," jelasnya saat dihubungi detikcom, Rabu (15/10/2025).

Kemenkes Sebut Kasus Penyakit Influenza atau Sejenisnya Sedang Alami Peningkatan

Foto: Andhika Prasetia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut telah terjadi peningkatan tren kasus penyakit influenza atau sejenisnya (ILI, ISPA, COVID) di Indonesia dalam beberapa minggu terakhir. Data diperoleh dari laporan oleh fasyankes ke SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons).

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Aji Muhawarman mengatakan hal serupa juga terjadi di negara-negara tetangga dan disebabkan oleh varian virus tertentu.

Ini yang Membuat Goldar O Disebut Lebih Rendah Risikonya Kena Serangan Jantung

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Photobuay

Sebuah studi ilmiah menemukan bahwa orang dengan golongan darah O lebih kecil kemungkinannya mengalami penyakit kardiovaskular. Temuan menunjukkan tingkat serangan jantung dan gagal jantung yang lebih tinggi di antara pembawa darah non-O.

Alasan Golongan Darah O Lebih Rendah Alami Serangan Jantung

Golongan darah O memiliki efek perlindungan ringan dan menurunkan risiko kejadian kardiovaskular yang signifikan. Peningkatan risiko pada golongan darah non-O mungkin terkait dengan kadar faktor pembekuan darah yang lebih tinggi dan penanda inflamasi tertentu, yang dapat berkontribusi pada penyumbatan arteri serta penyakit jantung seiring waktu.

Ini Alasan Imunisasi pada Anak Harus Dilakukan Secara Berulang

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/VioletaStoimenova

Ketua Satgas Imunisasi, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof Dr dr Hartono Gunardi SpA(K) mengungkapkan alasan mengapa imunisasi yang dijalani anak harus dilakukan secara berulang. Ia menuturkan salah satu tantangan dalam memenuhi cakupan imunisasi di Indonesia adalah keengganan orang tua untuk memberikan imunisasi secara berulang.

Berdasarkan survei yang dilakukan UNICEF Nielsen pada 2023, disebutkan 37,7 persen orang tua enggan membawa anaknya imunisasi karena takut suntik lebih dari satu kali.

Menurut Penelitian, Gula Lebih Kuat Meningkatkan Kadar Purin dalam Tubuh

Berlebihan mengonsumsi gula bisa memicu asam urat. Foto: Getty Images/Alex Potemkin

Selama ini, banyak orang meyakini bahwa makanan tinggi purin seperti jeroan, emping, atau seafood adalah penyebab utama gout atau penyakit asam urat. Karena itu, sebagian orang berusaha keras menghindari makanan tersebut, tapi sebenarnya ada faktor lain yang diam-diam jadi penyebab asam urat tinggi.

Sejumlah penelitian mengungkapkan kaitan konsumsi gula berlebih, terutama dari makanan dan minuman manis memiliki kaitan lebih kuat menjadi penyebab peningkatan kadar asam urat (uric acid) dalam tubuh dibandingkan makanan tinggi purin. Dengan kata lain, pola makan tinggi gula bisa memicu asam urat tinggi bahkan pada orang yang jarang makan jeroan sekalipun.