Hagia Sophia

04 March 2023

Misteri Kawah yang Terus Melebar dan Diyakini Serbagai Gerbang Dunia Bawah Tanah

Misteri Kawah Batagaika Terus Melebar, Disebut Gerbang ke Dunia Bawah Tanah. Foto: Twitter @AssaadRazzouk

Siberia adalah tempat sejumlah fenomena dan lanskap alam unik terjadi, salah satunya Kawah Batagaika. Kawah ini terus melebar dan penyebabnya masih misterius. Daerah ini juga dianggap penduduk setempat sebagai pintu masuk ke dunia bawah tanah.

Kawah Batagaika memiliki bentuk yang rumit. Ia menjadi salah satu dari sangat sedikit kawah permafrost terbesar di dunia. Dikutip dari History of Yesterday, kawah ini juga satu-satunya kawah yang terus mengembang selama 60 tahun terakhir.

Sejarah Kawah Batagaika

Kawah ini mulai terbentuk kembali pada tahun 1960-an setelah sebagian besar hutan Siberia dibabat habis. Tanah itu masih bisa tertahan karena tanah permafrost dan wilayahnya kurang terjamah manusia. Pohon-pohon tinggi yang berdiri berdekatan satu sama lain menaungi tanah beku tersebut dari Matahari.

Sejak pohon-pohon ditebang dan terjadi peningkatan suhu akibat pemanasan global, permafrost pun mulai mencair. Biasanya, kawah terbentuk oleh meteor yang menghantam Bumi. Nah, kawah permafrost seperti Batagaika terbentuk akibat ledakan yang disebabkan oleh kantong udara yang tertahan di antara tanah beku.

Selama terjadi perluasan kawah, para ilmuwan yang menjelajahi daerah tersebut tidak terlalu menyadarinya. Mempertimbangkan bahwa tidak banyak informasi tentang kawah ini sebelum tahun 1980-an, tidak diketahui pasti berapa banyak orang yang menyadari bahwa telah terjadi pergeseran alami.

Foto: India Times

Para ilmuwan yang baru-baru ini menganalisis bagian dalam mulut kawah, menemukan bahwa ini sebenarnya adalah sebuah gerbang. Bukan ke neraka atau dunia lain di bawah tanah seperti yang diyakini penduduk sekitar tentunya, melainkan gerbang ke database alami yang menyimpan data iklim selama bertahun-tahun.

Kawah ini melakukan pekerjaannya dengan dalam menggambarkan bagaimana suhu global telah meningkat selama bertahun-tahun, yang juga berkorelasi dengan pertumbuhan dan perluasan kawah. Data ini bisa terungkap melalui lapisan tanah berusia lebih dari 200 ribu tahun, meskipun lapisan bawah sebenarnya berusia 650 ribu tahun.

'Gerbang Dunia Bawah Tanah' Berkembang

Dari ketiadaan, kawah tersebut telah berhasil melebar sejauh 1 kilometer dan kedalamannya mencapai 86 meter. Perluasan kawah di tahun 1940-an terjadi sangat signifikan karena tingginya peningkatan konsumsi bahan bakar yang terutama disebabkan oleh Perang Dunia II.

Efek dari Revolusi Industri juga turut berdampak pada melebarnya Kawah Batagaika. Di zaman Revolusi Industri, karena proses manufaktur banyak menggunakan banyak bahan bakar fosil, menciptakan karbon dioksida yang mengarah pada peningkatan suhu global.

Lalu selama tahun 1980-an kawah mulai meluas 10 meter per tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, perluasan telah berkembang menjadi 30 meter per tahun.

Kawah Batagaika dari kiri ke kanan, tahun 1985, 2013, dan 2021. Foto: NASA

Berdasarkan rekaman satelit NASA selama bertahun-tahun, kita dapat melihat seberapa cepat kawah tersebut membesar. Gambar pertama diambil tahun 1985 ketika kawah itu lebih mirip gunung yang panjang. Lalu gambar kedua dari tahun 2013, dan yang terakhir dari tahun 2021. Perbandingan ekspansi antara tahun 1985 hingga 2013 dan antara tahun 2013 hingga 2021 cukup signifikan.

Apakah Kawah Batagaika Masih Terus Melebar?

Peningkatan laju ekspansi sudah jelas dan ini kemungkinan besar tidak akan ada apa-apanya dibandingkan dengan ekspansi yang akan terjadi pada tahun 2030 ketika suhu global bisa mencapai 1,5 derajat Celcius.

Para ilmuwan mengatakan bahwa lapisan es itulah yang menghentikan perluasan kawah hingga tahun 1960-an. Pertanyaan yang lebih menarik untuk ditanyakan adalah kawah mana lagi yang menunggu untuk muncul begitu permafrost menghilang di bagian lain dunia.
Sepanjang pengetahuan sains di balik fenomena ini, perluasan kawah tidak dapat dihentikan dan bahkan dapat meningkat ke titik di mana laju perluasan akan sangat cepat, sehingga akan menyebabkan gangguan pada lempeng tektonik, menyebabkan gempa bumi besar.

Kawah ini berada pada lintasan alami untuk memakan dan menelan semua yang ada di sekitarnya, tanpa ada cara untuk dihentikan. Terlepas dari seberapa maju teknologi kita, kita tidak akan pernah bisa menghentikan alam.




















Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Misteri Kawah Batagaika Terus Melebar, Disebut Gerbang Dunia Bawah Tanah"