Hagia Sophia

09 September 2023

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diidap Babe Cabita

Babe Cabita dan istri. (Foto: Desi/detikHOT)

Komika Babe Cabita menceritakan perjuangannya untuk sembuh dari penyakit langka yang diidapnya. Diketahui, Babe mengidap penyakit anemia aplastik hingga harus dirawat selama 2 minggu di rumah sakit.

Untuk mengobati penyakitnya, Babe Cabita direkomendasikan untuk melakukan pengobatan ke Malaysia atau Singapura. Di sana, ia akan diobservasi dan dilakukan transplantasi sumsum tulang belakang.

"Akhirnya diambil sumsum tulang belakang, sebelum dimasukin jarumnya, dibius dulu. Di situ diketahui penyakitnya bukan DBD, tapi anemia aplastik, penyakit cukup langkalah," ungkap Babe Cabita di kawasan Transmedia, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan.

"Kalau mau sembuh total alternatifnya harus ke Malaysia atau Singapura untuk transplantasi tulang sumsum belakang," ucapnya.

Apa Itu Anemia Aplastik?

Anemia aplastik ada suatu kondisi yang terjadi saat tubuh berhenti memproduksi cukup sel darah baru. Kondisi ini membuat seseorang lebih lelah dan lebih rentan terhadap infeksi, serta pendarahan yang tidak terkontrol.

Dikutip dari Mayo Clinic, kondisi ini termasuk langka dan serius yang bisa berkembang pada semua kelompok usia. Anemia aplastik bisa terjadi secara tiba-tiba atau bisa juga terjadi secara perlahan, baik ringan atau berat, sampai akhirnya memburuk seiring berjalannya waktu.

Apa Penyebab Anemia Aplastik?

Penyebab paling umum dari anemia aplastik adalah sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel induk di sumsum tulang. Beberapa orang dengan anemia aplastik juga memiliki kelainan langka yang dikenal sebagai hemoglobinuria nokturnal paroksismal yang menyebabkan sel darah merah terurai terlalu cepat.

Kondisi ini dapat menyebabkan anemia aplastik, atau anemia aplastik dapat berkembang menjadi hemoglobinuria nokturnal paroksismal. Selain itu faktor lainnya yakni:
  • Perawatan radiasi dan kemoterapi
  • Paparan bahan kimia beracun
  • Penggunaan obat tertentu
  • Gangguan autoimun
  • Infeksi virus seperti hepatitis, Epstein-Barr, parvovirus B19 dan HIV
  • Kehamilan

Seperti Apa Gejala Anemia Aplastik?

Umumnya, anemia aplastik tidak memiliki gejala yang pasti. Jika ada, tanda atau gejala yang bisa muncul meliputi:
  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Kulit pucat
  • Infeksi yang sering atau berkepanjangan
  • Memar yang tidak dapat dijelaskan atau mudah terjadi
  • Mimisan dan gusi berdarah
  • Pendarahan berkepanjangan akibat luka
  • Ruam kulit
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Demam




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Fakta-fakta Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diidap Babe Cabita"