Hagia Sophia

22 February 2024

Peringatan WHO Tentang Disease X yang Lebih Mematikan dari COVID-19

Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus (Foto: Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Ghebreyesus telah mengeluarkan peringatan baru tentang kemungkinan merebaknya disease X. Ia mengatakan kepada para pemimpin dunia bahwa masalahnya adalah kapan, bukan bagaimana jika suatu patogen dan pandemi baru akan menyerang.

Tedros mengatakan kepada para peserta World Government Summit di Dubai awal pekan ini bahwa peringatan serupa pada tahun 2018 mengenai pandemi kemungkinan besar akan terjadi, terbukti dengan merebaknya virus Corona COVID-19.

Mengeluh bahwa dunia masih belum siap menghadapi pandemi baru, Tedros sekali lagi menekankan pentingnya perjanjian global yang harus disepakati pada bulan Mei dan menepis kecurigaan bahwa perjanjian tersebut merupakan perebutan kekuasaan oleh WHO sebagai hal yang aneh.

Tedros juga menyebut perjanjian itu sebagai misi penting bagi kemanusiaan.

"Hari ini saya berdiri di hadapan Anda setelah terjadinya COVID-19 dengan jutaan orang meninggal, dengan guncangan sosial, ekonomi, dan politik yang terus berlanjut hingga hari ini," kata Tedros, dikutip dari New York Post.

"Meskipun beberapa kemajuan telah dicapai, seperti perbaikan dalam pengawasan, Dana Pandemi, peningkatan kapasitas produksi vaksin, dunia belum siap menghadapi pandemi. Pelajaran menyakitkan yang kita pelajari kini terancam terlupakan seiring perhatian beralih ke banyak krisis lain yang dihadapi dunia kita," lanjutnya.

Tedros mengatakan jika dunia gagal mengambil pelajaran dari hal tersebut, sejumlah negara akan 'membayar mahal' di lain waktu, atas akibat dari melandanya pandemi dan nihil persiapan.

"Sejarah mengajarkan kita bahwa pandemi berikutnya adalah soal kapan, bukan bagaimana jika. Ini mungkin disebabkan oleh virus influenza, atau virus corona baru, atau patogen baru yang bahkan belum kita ketahui - yang kita sebut Disease X," lanjutnya.

Sebelumnya, WHO memperkenalkan istilah Disease X pada 2018. Penyakit X atau Disease X ini bukanlah nama penyakit nyata. Ini adalah nama yang diberikan untuk patogen hipotesis yang digunakan untuk membantu merencanakan krisis kesehatan di masa depan.

Disease X ini juga kerap diprediksi berisiko menjadi pandemi baru, bahkan ilmuwan mengatakan penyakit ini bisa 20 kali lebih mematikan daripada COVID-19.

Sekitar delapan tahun yang lalu, penyakit ini ditambahkan ke daftar pendek patogen WHO untuk penelitian yang dapat menyebabkan epidemi internasional yang serius, menurut siaran pers WHO tahun 2022.

"Saat ini, dunia masih belum siap menghadapi Disease X berikutnya, dan pandemi berikutnya," katanya.

Tedros mengatakan ada banyak perhatian terhadap Disease X akhir-akhir ini, tetapi dia menegaskan penyakit ini bukanlah hal baru.

"Kami pertama kali menggunakan istilah Disease X pada tahun 2018, pada saat yang sama ketika saya berbicara di Konferensi Pemerintah Dunia ini, sebagai pengganti penyakit yang bahkan belum kita ketahui, namun kita masih dapat mempersiapkannya."

"COVID-19 adalah Disease X, patogen baru yang menyebabkan penyakit baru. Tapi akan ada Penyakit X lainnya, atau Penyakit Y atau Penyakit Z," lanjutnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Alert dari WHO soal Disease X! Disebut Lebih Mematikan dari COVID-19"